Panen Padi Hibrida, Bupati Herdiat: Pertanian Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Ciamis

Jumat, 30 September 2022 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, MNP – Bersama Wakil Bupati Ciamis, dan unsur Forkopimda, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melaksanakan panen raya padi Hibrida Varietas Hipa 21 bertempat di Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok, Jum’at (30/09/2022).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pula dari perwakilan Kementerian Pertanian serta Dinas Tanaman Pangan dan holtikultura provinsi Jawa Barat.

Padi Hibrida varietas Hipa 21 sendiri merupakan jenis padi yang memiliki banyak keunggulan baik dari segi rasa serta produksinya, selain itu memiliki umur tanam yang relatif lebih pendek.

Bupati Herdiat dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya atas panen raya di Desa Baregbeg Kec. Lakbok ini.

Bupati optimis dengan keberhasilan panen raya padi hibrida tersebut akan turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi serta menekan inflasi di Kabupaten Ciamis.

“Walaupun para petani saat ini dihadapkan pada hambatan dan tantangan, namun hal tersebut harus dijadikan peluang untuk sama-sama bangkit menekan inflasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan yang telah diberikan, yang manfaatnya sangat dirasakan oleh para petani di Kabupaten Ciamis.

Diketahui, pada panen raya di Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok saat ini akan dipanen sekitar 20 hektare padi hibrida Hipa 21.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Padi Hibrida Hipa 21 merupakan padi unggulan yang memiliki banyak keunggulan baik dari segi rasa serta produksinya yang memiliki potensi sebanyak 11,1 ton per hektarenya.” lanjut Bupati Ciamis.

Dijelaskannya, Pemerintah Daerah senantiasa bertekad dan berkeinginan untuk tetap fokus dalam membangun pertanian di Kabupaten Ciamis baik berupa irigasi maupun sarana prasarana.

“Kita ingin pembangunan yang terintegrasi khusus nya di daerah-daerah produksi biar lebih lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian RI Bustanul Arifin Caya turut mengapresiasi kegiatan panen raya di Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok ini.

Ia menjelaskan Pemerintah Pusat selalu berupaya memberikan kemudahan kepada para petani baik dalam mendapatkan benih padi maupun dalam keterjangkauan harga.

“Kami sangat mengapresiasi Kabupaten Ciamis yang telah menggabungkan antara bio Science, bio technology, serta mekanik pertanian modern dalam pertaniannya,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya Farmer Field Day ini mampu memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional.

Dalam panen raya Lakbok, juga dilakukan pencanangan Kabupaten Ciamis Swasembada beras untuk menyokong ketahanan pangan Nasional. (Wk)

PROKOPIM CIAMIS

Loading

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru