Tasikmalaya, MNP – Kekosongan jabatan eselon II yang sudah lama menjadi pekerjaan rumah bagi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan
Dalam pernyataan BKPSDM Kota Tasikmalaya, bahwa untuk mengisi 8 kekosongan SKPD di dalam prinsip secara umum di bulan ini akan menggunakan merit sistem.
Namun, karena masih ada satu hal kendala di BKN sehingga merit sistem tidak bisa diterapkan saat ini dan yang mungkin dilaksanakan adalah Job Fit dan Open Bidding.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi itu, Dodo Rosada ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya mengatakan, pihaknya merekomendasikan supaya diadakan open bidding untuk mengisi kekosongan jabatan.
Menurut Dodo Rosada, yang menjadi problem isu krusial adalah kekosongan yang harus segera diisi dan paling efektif dan mungkin dilakukan adalah open bidding, setelah itu baru menggunakan instrumen job fit mengevaluasi semua eselon II.
“Misalkan setelah tiga bulan kekosongan terisi maka lakukan evaluasi terhadap eselon dua layaknya di ?mana si A, si B, seperti itu,” jelasnya Dodo pasca rapat kerja terkait dengan rotasi mutasi di pemerintahan Kota Tasikmalaya yang mana rapat tersebut di hadiri oleh kepala BKPSDM dan Inspektorat, Selasa (20/05/2025).
Dodo Rosada menerangkan, kendala tidak bisa digunakan merit sistem di Kota Tasikmalaya adalah talent full atau seperti apalah, kemarin BKN sudah persentasi di pemerintahan kota Tasikmalaya.
“Jadi di Tasikmalaya bisa dilaksanakan merit sistem, cuman waktunya belum pasti, sementara kekosongan ini kan mendesak, kalau dengan open bidding itu sangat mungkin dilaksanakan dalam waktu dekat, karena panitia seleksinya sudah dibentuk, tinggal di jalankan saja,” beber Dodo Rosada.
Rencananya, open bidding itu bulan Mei sekarang, dan mudah mudahan bulan Juni awal atau pertengahan yang 8 kekosongan jabatan sudah bisa terisi.
Namun lanjut Dodo Rosada, prinsipnya baik open bidding ataupun Job Fit nuansa politiknya tidak akan hilang, cuman yang membedakan kalo job fit itu hanya di isi oleh pejabat setara seperti eselon dua.
“Tapi kalau open bidding ini bisa diikuti oleh semua peserta, termasuk eselon III yang memiliki kompetensi managerial, sosial kultural eselon III yang memang golongannya sudah IV B,IV C ada kesempatan ikut seleksi,” ucap Dodo Rosada.
Disinggung isu rawannya calo makelar dalam rotasi mutasi jabatan, Dodo Rosada menjawab dengan tegas, bahwa pada prinsipnya kembali kepada transparansi, akuntabilitas, dan obyektif.
“Kalau masalah politisme dengan cara apapun tidak akan pernah hilang, tinggal kita bisa menilai hasilnya seperti apa nanti,” tegasnya.
“Untuk rotasi mutasi promosi eselon III dan IV katanya ini lagi dibahas dan disusun siapa yang layak dan akan segera diusulkan ke Kementerian,” tutup Dodo Rosada.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan