Pemkab Bartim Kembali Gelar Pasar Murah

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Naiknya harga bahan pokok, khususnya beras di wilayah Kabupaten Barito Timur, langsung diantisipasi.

Pemerintah daerah mengambil langkah stabilitasi pasukan dan harga kebutuhan bahan pangan dengan mengelar pasar murah untuk mengendalikan inflasi.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur bekerjasama dengan Perum Bulog kantor cabang Barito Selatan, Dinas Diadagkop UKM Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Bartim.

Sedikitnya, dalam pasar murah ini disiapkan 9 ton beras jenis premium dan medium di halaman kantor camat Dusun Tengah, Kelurahan Ampah Kota, Kamis (29/02/2024).

Penjabat Bupati Barito Timur, Indra Gunawan dalam sambutannya yang dibacakan Sekertaris Daerah Panahan Moethar mengatakan, pentingnya keberadaan pasar menyeimbang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Panahan ,dengan adanya pasar penyeimbang ,diharapakan masyarakat tidak lagi terbebani dengan kenaikan harga beras yang tidak terkendali

“Mudah -mudahan dengan dilaksanakannya pasar murah,pasar penyeimbang ini beban masyarakat bisa terbantu,” ujar Sekda.

Diketahui untuk beras yang dijual dengan harga murah pada pasar penyeimbang sebanyak 9 ton, terdiri dari SPHP 5 kilo gram dengan harga lima puluh lima ribu rupiah dan beras premium 5 kilo gram dengan harga enam puluh ribu rupiah.

Pada kesempatan itu, Sekda Bartim berharap, dengan digelarnya pasar menyeimbang oleh pemerintah kabupaten ketersediaan dan harga beras dapat teratasi,” sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik,” tandasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru