Tasikmalaya, MNP — Pemerintah Desa (Pemdes) Kadipaten yang berada di kecamatan kadipaten kabupaten tasikmalaya, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemajuan desa melalui berbagai inovasi dan program pemberdayaan.
Cecep Agah Nagoya selaku kepala Desa Kadipaten kini menjadi sorotan karena telah banyak menorehkan prestasi, khususnya di bidang pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan penerapan era digitalisasi desa, Kamis (13/11/2025).
Langkah nyata yang dilakukan adalah pemasangan jaringan internet ke setiap wilayah di Desa Kadipaten. Program ini disambut antusias oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dalam akses informasi, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, walau baru berjalan belum lama, sudah banyak warga yang meminta untuk dipasangi jaringan internet. Karena keterbatasan tiang, pemasangan dilakukan secara bertahap,” ujar Cecep.
Kemudian biaya pemasangan jaringan internet sangat terjangkau, yakni hanya Rp115.000 dengan kecepatan hingga 200 Mbps.
“Dengan kekuatan itu, satu rumah bisa digunakan sampai 30 perangkat (HP). Selain itu, setiap fasilitas umum juga dipasangi internet secara gratis,” jelasnya.
Lebih lanjut Cecep menuturkan, hasil dari pembayaran masyarakat akan dikembalikan dalam bentuk “pit beak” atau keuntungan sosial untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk bidang pendidikan dan fasilitas umum lainnya. “Dari kita, untuk kita,” tegasnya.
Inovasi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat Desa Kadipaten, karena dinilai mampu meningkatkan kecerdasan anak-anak di bidang teknologi dan membuka peluang baru dalam dunia pendidikan digital.
Dengan langkah-langkah progresif ini, Pemdes Kadipaten di bawah kepemimpinan Cecep terus membuktikan bahwa desa mampu menjadi pionir dalam transformasi digital sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui BUMDes.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan