Pedagang Baju Pasar Cikurubuk Sepi, Kalah Saing Penjualan Online dan Grosir Eceran

Senin, 28 Juli 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Suasana sepi semakin terasa di Pasar Cikurubuk, salah satu pasar legendaris di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Aktivitas perdagangan yang dulunya ramai kini mulai mengalami “mati suri”, terutama di kalangan pedagang baju.

Para pedagang mengeluhkan turunnya omzet secara drastis, bahkan dalam sehari penuh tak jarang tak satu pun pembeli datang.

Kepala UPT Pasar Cikurubuk, Deri Herlisana, menyoroti fenomena ini dengan serius.

Ia mengatakan bahwa selain karena pergeseran tren belanja ke platform daring (online), pasar juga dihadapkan pada persaingan tidak sehat.

Salah satu contohnya adalah keberadaan toko grosir yang juga melayani penjualan secara eceran.

Menurut Deri, harusnya pedagang grosiran hanya melayani pembelian dalam jumlah besar, bukan ikut menjual eceran.

“Ini kasihan bagi pedagang kecil di lapak yang benar-benar bergantung pada penjualan per potong di pasar,” ujar Deri saat ditemui, Senin (28/07/2025).

Nunung, salah satu pedagang baju yang sudah bertahun-tahun berjualan di Pasar Cikurubuk, mengaku pasrah. Ia menceritakan betapa sepinya pembeli dalam beberapa bulan terakhir.

“Dulu sehari bisa laku puluhan potong, sekarang seharian kadang tidak ada yang beli sama sekali,” ungkap Nunung dengan mata berkaca-kaca.

Ia berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa segera mengambil langkah konkret untuk menghidupkan kembali denyut nadi pasar.

“Kami minta solusi, entah itu dalam bentuk promosi, revitalisasi, atau penertiban pedagang grosir yang juga jual eceran. Kalau begini terus, kami bisa gulung tikar,” tambahnya.

Pasar Cikurubuk dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan sandang terbesar di Priangan Timur. Namun kini, nasibnya mulai tergeser oleh dinamika zaman.

Para pedagang berharap ada tangan pemerintah yang turun langsung untuk menyelamatkan pasar kebanggaan masyarakat Tasikmalaya ini.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL
Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar
Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Warga Minta Pemda Bartim Segera Bertindak
Ismail Naba Kembali Berjaya, Kreator Lokal di Balik Filosofi Modern Logo Hari Jadi Jeneponto ke-163
Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:33 WIB

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana

Senin, 20 April 2026 - 21:16 WIB

PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa

Senin, 20 April 2026 - 21:06 WIB

BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL

Senin, 20 April 2026 - 20:50 WIB

Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar

Senin, 20 April 2026 - 18:46 WIB

Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah

Berita Terbaru