Tasikmalaya, MNP – Danramil 1207/Cisayong menegaskan bahwa wilayah Kecamatan Sukaratu, Cisayong, dan Sukahening tetap aman dan kondusif pasca bentrokan yang terjadi antara dua organisasi masyarakat (ormas), Pemuda Pancasila (PP) dan GRIB, di Blora, Jawa Tengah.
Dalam pernyataannya, Danramil 1207/Cisayong mengungkapkan bahwa tidak ada gesekan atau dampak negatif yang dirasakan di wilayah hukumnya.
“Alhamdulillah untuk di wilayah Koramil 1207 Cisayong yang di antaranya meliputi Kecamatan Cisayong, Sukahening, dan Sukaratu, kami nyatakan bahwasannya di sini aman-aman saja,” ujar Danramil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Danramil juga menyebutkan bahwa bentrokan di luar wilayah tersebut adalah ulah oknum tertentu dan tidak mencerminkan hubungan harmonis yang ada di wilayahnya.
“Kalaupun itu terjadi, mungkin itu adalah perbuatan oknum. Di antara kita semua, tidak ada gesekan bentuk apapun dari dampak yang terjadi di luar sana,” tambahnya.
Sebagai langkah preventif, Danramil menyatakan bahwa silaturahmi telah dilakukan dengan pimpinan ormas setempat serta koordinasi dengan unsur Muspika, kepolisian, dan pemerintah daerah untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Fokus pada Pembangunan dan Ketahanan Pangan
Selain memastikan keamanan wilayah, Danramil 1207/Cisayong juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam pembangunan dan ketahanan pangan.
“GRIB maupun Pemuda Pancasila adalah kekuatan yang harus bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan,” tegasnya.
Ia menyebut, pihaknya akan lebih fokus kepada apa yang sudah menjadi arahan pemerintah untuk pembangunan ke depannya,” terutama di bidang swasembada pangan dan ketahanan pangan yang memang harus kita pikirkan bersama-sama,” kata Danramil.
Dengan menjaga stabilitas keamanan dan sinergi antar elemen masyarakat, Koramil 1207/Cisayong berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayahnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan