Paguyuban Kasundaan Tasikmalaya Soroti Bupati, Efek Acara Ngabako Sa Amparan

Kamis, 9 Maret 2023 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Acara Ngabako Sa Amparan ke 28 yang digelar diluar gedung Pendopo Tasikmalaya Senin malam kemarin (06/03) dengan tema Mapag Sasih Romadon menuai rasa kecewa dari para pegiat budaya Sunda.

Pasalnya, acara yang diinisiasi Paguron Kasundaan Tasikmalaya ini tidak diijinkan mengadakan acara didalam Pendopo oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.

Perwakilan Paguron Kasundaan Tasikmalaya Ki Sanca Wulung menyesalkan atas sikap Bupati Tasikmalaya.

Menurutnya, bangunan pendopo itu milik masyarakat tapi tidak diperbolehkan untuk acara, padahal pihaknya sudah meminta ijin melalui Sekpri Bupati, namun tetapi Pemkab tetap bersikeras menolak dengan alasan bangunan mau direnovasi.

“Kita ini menggelar acara tersebut hanya untuk menyambut bulan suci Ramadhan, acara kami bukan tindakan hukum atau melawan pemerintah yang sah,” ungkap ki Sanca, Kamis (09/03/2023).

Dia menegaskan, acaranya itu murni lahir dari para budayawan sunda dan meminta kharomah para leluhur terdahulu.

“Kami mewakili Kasundaan meminta penjelasan pemerintah, kenapa tidak mengijinkan kami mengelar acara didalam Pendopo. Tolong hargailah orang-orang budaya, acara kami ini tidak memakan waktu kegiatan kepemerintahan,” tegasnya.

Diakui Ki Sanca, meski acara Ngabako Sa Amparan berjalan sukses, namun pihaknya merasa sakitdenhan sikap pemerintah yang tidak memberi ijin untuk memakai fasilitas umum.

Ki Sanca mengungkapkan, jika pemerintahan masih bersikap seperti itu, pihaknya akan mengajukan audiensi secara resmi dengan melayangkan surat untuk menyuarakan aspirasi bahwa orang orang budaya selama ini tidak didukung Pemkab Tasikmalaya.

Selain itu sebut Ki Sanca, pihaknya meminta kepada Pemkab Tasikmalaya adanya Dewan Kebudayaan Dewan Adat.

“Jadi orang budaya juga mengharapkan seperti itu, punya agenda nantinya kalau itu pasti ada acara-acara seperti kebudayaan Sunda,” tandas Ki Sanca. (AA)

Loading

Berita Terkait

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu
Dibalik Gemuruh May Day: Suara Sunyi Buruh Masih Terpinggirkan
Kapolres Pakpak Bharat Tegaskan Personel Siap Siaga Amankan May Day: Jangan Underestimate!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB