Tasikmalaya, MNP – Petani Pengguna Air (P3A) kelompok Tani Leungo kelurahan Bantarsari kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya mendapatkan bantuan P3A-TGAI.
Namun, P3A kelompok Tani dengan masyarakat petani setempat harus bisa menjaga demi kesinambungan sistem irigasi yang berkelanjutan.
Hal itu dikatakan TPM BBWS Citanduy kelurahan Bantarsari Elsa Shintya saat meninjau langsung pekerjaan perbaikan jaringan irigasi Sungai Cidongkol di RW 07 Kelurahan Bantarsari, Kamis (18/05).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Elsa meminta, penerima manfaat agar mampu dalam operasi dan pemeliharaan (OP) jaringan irigasi partisipatif dan selalu menjaga dan memelihara supaya air tetap masuk ke sawah sampai panen tetap terjaga.
“Masyarakat petani harus tetap menjaga saluran ini, supaya potensi hasil dalam pertahunnya bisa bertambah, saya harapkan bangunan ini bisa dijaga baik dari kebersihan ataupun sedimennya,” harap Elsa.
Senada dikatakan ketua RW 07 kelurahan Bungursari Alek menyebut, adannya program P3A-TGAI BBWS Citanduy bisa meningkatkan kwalitas pertanian.
“Efek kedepannya, hasil dari panen itu sendiri bisa meningkat, namun masyarakat khususnya para petani harus bisa menjaga bangunan irigasi yang baru saja selesai,” kata dia.

Tidak lupa, Alex mengucapkan syukur dan berterimakasih kepada anggota DPR RI komisi V Ustadz Thoriq yang telah merealisasikan program ini.
“Harapan kami sebagai masyarakat dengan hasil yang baik pembangunan irigasi ini agar bisa menjaganya, sehingga bisa dirasakan oleh anak cucu kita,” imbuhnya.
Terpisah, Eris sebagai ketua RT setempat mengatakan, dengan adanya program P3A, dulu saluran irigasi yang tidak berfungsi mengaliri pesawahan para petani, kini bisa teraliri air dan masuk ke persawahan dengan merata.
“Harapan kami program ini bisa berkelanjutan karena bisa bermanfaat banyak untuk para petani. Disini warga mayoritas petani, dengan program ini kami sangat menyambut baik karena warga bisa fokus beraktivitas tanpa ada lagi keluhan kekurangan air,” sebutnya.
Salah satunya tokoh masyarakat RW 07 Endang mengaku, pembangunan irigasi dari program Kementerian PUPR melalui Ustadz Thoriq salah satu Anggota DPR RI komisi V dari partai PKS sangat bermanfaat bagi petani diwilayahnya.
Pasalnya menurut Endang, saluran ini kondisi sudah dangkal disebabkan sampah dan lumpur, dengan dibangunnya irigasi ini sekitar 100 hektar sawah bisa kembali teraliri air.
“Masyarakat khususnya petani sangat bersyukur dibangun saluran tentunya hasil panen kini bisa maksimal,” pungkasnya. (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan