Normalisasi Sungai Citanduy: Sinergitas Koramil 1206/PGA, BBWS dan Warga Tanjungsari

Kamis, 5 Desember 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP Masyarakat dan Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya  terlihat solid bersinergi dengan antara anggota Koramil 1206/PGA, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) membersihkan Sungai Citanduy, Kamis (05/12/2024).

Gotong royong tersebut dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah potensi banjir berdasarkan laporan masyarakat Kampung Hegarsari terkait penumpukan sampah dan reruntuhan bambu di aliran Sungai Citanduy.

Terlihat Babinsa bersama delapan anggota Koramil 1206/PGA langsung turun ke lokasi didampingi 15 perwakilan BBWS, Kepala Desa Tanjungsari, dan sekitar 20 warga, mereka bahu-membahu membersihkan tumpukan yang menghambat aliran air di RT 001 RW 006 Dusun Mekarsari.

Aksi Cepat Tanggap untuk Lingkungan

Langkah-langkah strategis diambil sejak awal: mulai dari survei lokasi hingga pelaksanaan pembersihan. Babinsa menghimbau warga untuk lebih peduli menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan selalu waspada, terutama dalam mengawasi anak-anak di sekitar aliran sungai.

Meski kegiatan hari ini selesai dengan lancar, upaya ini baru permulaan. Normalisasi lanjutan akan dilakukan pada Jumat, 6 Desember 2024, dengan menggunakan alat berat untuk mempercepat proses dan memastikan hasil yang lebih optimal.

Mengurangi Risiko Banjir

Pembersihan tumpukan reruntuhan bambu ini tidak hanya memperlancar aliran air tetapi juga menurunkan risiko banjir yang selama ini menjadi ancaman, terutama saat musim hujan.

Analisa di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan alat berat akan mempercepat penyelesaian, memungkinkan kawasan sekitar Sungai Citanduy tetap aman.

Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang luar biasa ini.

“Kerja sama lintas elemen seperti ini adalah contoh nyata kekuatan gotong royong yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan solusi nyata untuk menjaga lingkungan dan melindungi warga dari ancaman bencana.

Gotong royong ini bukan hanya aksi pembersihan, melainkan juga wujud kepedulian bersama demi masa depan yang lebih baik.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru