Kab Lebak, MNP.com – Gegara melerai pertengkaran dalam keluarga anaknya, warga kampung Ciayunan RT 02 RW 05 Desa Sukamulya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten dianiaya menantu, Rabu (23/11/2022).
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian pelipis dan dada. Menurut keterangan warga sekitar, kejadian tersebut sudah di musyawarahkan di rumah ketua rukun warga 05 Desa Sukamulya.
Diketahui, insiden penganiayaan tersebut berawal dari percekcokan rumah tangga pasangan (F) dengan Junesih, antara anak dengan menantu yang terjadi sekitar jam 16.30 wib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga yang engga disebut namanya mengatakan, saat itu, mertuanya (Madria) bermaksud mau melerai pertengkaran antara anak dengan menantunya berinisial (f).
“Tapi rupanya menantunya tidak terima mertuanya ikut campur dalam urusan rumah mereka, hingga terjadilah penganiayaan tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak Polsek Cibeber,” terang warga.
AKP Rahmat Hidayat SH Kapolsek Cibeber melalui sambungan WhatsApp- nya membenarkan kejadian tersebut. ” pelaku sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kapolsek.
Terpisah, Sumarna tokoh masyarakat Cibeber mengutuk keras dan angkat bicara terkait kasus menantu aniaya mertua. Menurutnya, itu sudah sangat terlalu dan betul betul tidak punya adab tidak punya perikemanusiaan.
Kata Sumarna, mertua itu sama saja dengan orang tua sendiri, untuk supaya menjadikan efek jera, pelaku kepada aparat penegak hukum untuk di tindak tegas.
“Jangan ada kata damai, mohon kepada LSM atau lembaga untuk bantuannya mendampingi korban, jangan sampai ada yang menakut nakuti, yang akhirnya pencabutan laporan alias damai,” tutup Sumarna. (Supriyanto)
![]()









Tinggalkan Balasan