Anggaran Dana Kelurahan di Kota Tasikmalaya Dipangkas Separuh, Begini Strategi Penyelamatannya!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Pemerintah Kecamatan Bungursari menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi terkait evaluasi serta teknis pelaksanaan Dana Kelurahan (DK) di Aula Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri Sekmat Bungursari mewakili Camat, Bapelitbangda, Inspektorat sebagai narasumber pendamping, Dinas PUTR, para Lurah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, dan Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Sandi Jaelani, S.STP., dari Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa tujuan acara

“Pertemuan ini difokuskan pada persiapan pelaksanaan Dana Kelurahan tahun berjalan, mengingat pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat baru turun 50 persen—dari pagu Rp200 juta menjadi Rp100 juta per kelurahan.

Penurunan alokasi serta dinamika di lapangan, seperti kenaikan harga bahan bangunan dan kendala distribusi, menuntut adanya penyesuaian program.

Dijelaskan Sandi, setiap perubahan kegiatan, lokasi khusus (lokhus), maupun volume pekerjaan wajib dimusyawarahkan antara Lurah dan LPM, yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan.

“Hasil kesepakatan diajukan melalui perubahan RKPD dan APBD, hingga disahkan dalam bentuk Rencana Kerja (RK) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan,” jelas Sandi.

Dirinya menerangkan, penyesuaian harus mengacu pada Perwal No. 40 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Dana Kelurahan. Standardisasi fisik tetap berlaku, seperti batas minimal luas MCK (25 m²) dan Posyandu (20 m²) beserta kelengkapan sanitasinya.

“Usulan perubahan wajib menggunakan data usulan yang telah diverifikasi dan masuk dalam sistem (memiliki No. ID SIPD/ACPD) pada tahun sebelumnya,” kata Sandi.

Dirinya juga menekankan pentingnya Swakelola Tipe IV melalui pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan pekerjaan diprioritaskan untuk Pokmas, LPM, Karang Taruna, Posyandu, maupun PKK—bukan penyedia jasa/rekanan—guna efisiensi biaya dan ketiadaan komponen pajak penyedia.

Sementara itu, Sekmat Bungursari, Irwan Wirayana, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa koordinasi bersama Inspektorat, Bapelitbangda, dan Dinas PUTR ini dilakukan untuk merumuskan solusi atas kendala pencairan anggaran yang baru terealisasi pada Triwulan III.

Irwan menyebut, Pokmas diminta menyusun jadwal kerja (schedule) yang presisi untuk mengejar target penyelesaian kegiatan pada Triwulan III dan IV.

Adapun terdapat penyesuaian teknis konstruksi di lapangan—seperti pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang melebihi ketinggian standar—kelurahan diharuskan berkoordinasi langsung dengan Dinas PUTR.

“Inspektorat mengingatkan pentingnya pengawasan berjenjang serta kesesuaian antara gambar teknis, RAB, dan proposal agar tidak ada penyimpangan volume maupun kualitas fisik,” pungkasnya.

Melalui rakor ini, pihak Kecamatan Bungursari berharap seluruh jajaran pelaksana Dana Kelurahan dapat enjalankan kegiatan dengan lancar, aman secara tertib administrasi, serta terhindar dari permasalahan hukum.

 

Loading

Penulis : Mon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis
Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya
Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya
Kepala SMPN 1 Petarukan: Pramuka Bukan Sekadar Ekskul, Tapi Pembentuk Karakter
H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kepala SMPN 1 Petarukan: Pramuka Bukan Sekadar Ekskul, Tapi Pembentuk Karakter

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Berita Terbaru