Mutu Beton Proyek Jalan Senilai Rp 3,3 Miliaran Dipertanyakan, Publik Tagih Transparansi Dinas PUPR Bogor 

Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Beton jalan pada proyek rekonstruksi Cinangneng-Tenjolaya, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dengan nilai kontrak Rp 3,386 miliar, ditemukan dalam kondisi retak dan patah padahal baru dikerjakan. Temuan itu diperoleh tim media saat meninjau lokasi pada Selasa (7/10/2025).

Proyek ini dikerjakan PT. Kreasindo Fillar Mulya dengan pengawasan PT. Secon Dwitunggal Putra, di bawah koordinasi Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Masa pelaksanaan tercatat 90 hari sejak 20 Agustus 2025.

Pantauan di lapangan memperlihatkan retakan memanjang dan pecahan beton yang menimbulkan rongga. Kondisi ini memunculkan pertanyaan soal kualitas pengerjaan serta konsistensi pengawasan di lapangan.

Kepala UPT Laboratorium Bahan Konstruksi PUPR, Atev Hikmat Deris (AHD), menegaskan bahwa kualitas beton sudah memiliki standar baku.

“Semua persyaratan dan spesifikasi teknis beton itu ada di Spektek 2018 Revisi 2, di Divisi 5 dan Divisi 7. Kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai, ya mestinya mengikuti arahan di dalam aturan itu,” ujarnya kepada media saat diminta tanggapan, Rabu (8/10/25).

Hingga berita ini ditayangkan, Kadis PUPR, PPK, dan konsultan pengawas belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.

Catatan Redaksi : Redaksi masih menunggu jawaban resmi dari pihak terkait. Berita ini akan diperbarui segera setelah konfirmasi diperoleh.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto
Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong
Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut
Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna
Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 

Rabu, 15 April 2026 - 14:48 WIB

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Rabu, 15 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:54 WIB