Duga Asal Jadi, Proyek Cor Rabat Beton di Sidomulyo Retak Meski Baru Selesai Dibangun

Rabu, 19 November 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Proyek pembangunan jalan cor rabat beton di Jalan Sunan Ampel, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, menuai tanda tanya besar.

Pasalnya, pembangunan yang baru rampung dalam hitungan hari tersebut kini sudah terlihat mengalami retak-retak di berbagai titik. 18/11/2025

Saat tim awak media mendatangi lokasi untuk melakukan investigasi, tampak jelas kondisi permukaan beton tidak rata dan banyak retakan yang diduga bukan sekadar retak rambut, melainkan retakan struktural yang berpotensi melemahkan kekuatan konstruksi dalam waktu dekat.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota Peningkatan Jalan Sunan Ampel, Dusun Umbul Keong 2, Desa/Kecamatan Sidomulyo.

Adapun anggarannya senilai Rp 398.464.166,00 dengan waktu pelaksanaan: 60 hari kalender yang dikerjakan CV. Kurnia Jejama dari APBD Kabupaten Lampung Selatan TA 2025 di Dinas PUPR Lampung Selatan.

Dengan jumlah anggaran sebesar hampir empat ratus juta rupiah, masyarakat berharap pembangunan tersebut berjalan sesuai RAB dan standar konstruksi, sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Namun kenyataan di lapangan justru memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tersebut tidak dilakukan secara maksimal.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi kondisi retakan tersebut melalui sambungan telepon WhatsApp kepada pihak pelaksana proyek bernama Amir dari CV. Kurnia Jejama, jawaban yang diberikan terkesan singkat dan tidak menjelaskan secara detail penyebab kerusakan.

“Retak itu nanti diperbaiki, masih ada masa perawatan retensi 6 bulan,” jawabnya singkat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan terkait kualitas pekerjaan maupun rencana tindak lanjut pembenahan.

Tak hanya media, warga sekitar yang melihat langsung kondisi jalan tersebut juga merasa kecewa dan mempertanyakan kualitas pekerjaan kontraktor.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, ini baru selesai saja sudah retak. “Kalau begini, beberapa bulan lagi pasti rusak parah. Ini uang rakyat, bukan uang main-main,” cetusnya.

Beberapa warga lainnya juga mendesak agar pihak terkait, pengawas lapangan, dan anggota DPRD Lampung Selatan segera turun mengecek kondisi proyek tersebut

Beberapa retakan yang ditemukan di lapangan mengarah pada dugaan adukan beton tidak sesuai campuran standar teknis, tidak dilakukan pemadatan dan curing secara benar, Pengerjaan dilakukan terburu-buru demi mengejar waktu dan pengawasan dinilai minim.

Jika dugaan tersebut benar, maka pengerjaan jalan ini terindikasi hanya memenuhi formalitas serah terima pekerjaan tanpa mempertimbangkan kualitas dan kebermanfaatan jangka panjang.

Proyek ini seharusnya menjadi akses bagi warga dan pengguna jalan untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan justru menjadi beban biaya perbaikan di kemudian hari.

Dengan munculnya kerusakan dini, publik kini menunggu langkah tegas dari Inspektorat, DPRD Lampung Selatan, Dinas PUPR maupun Aparat Penegak Hukum untuk memastikan bahwa anggaran daerah yang bersumber dari pajak masyarakat tidak disalahgunakan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Buron Sejak Januari, Pelaku Curanmor di Katibung Akhirnya Dibekuk Tim Tekab 308
3.000 Peserta Meriahkan PERKAJU di Komplek SDN Nagarawangi
Jejak 14 Tahun di Luar HGU, 117 SHM Diduga Parkir di Tangan Karyawan PT Indopenta Sejahtera Abadi
SPP Kawal Sidang Supriadi, Kuasa Hukum: Putusan Sela Ditolak, Perkara Berlanjut ke Pembuktian
Peringati HUT ke-1, Yonif TP 906/SLG Tegaskan Komitmen Siap Mengawal dan Membangun Pakpak Bharat
Kapolres Lamsel Pimpin Sertijab Kapolsek Penengahan, Tekankan Penguatan Kinerja dan Pelayanan
Hadapi Ancaman Karhutla dan El Nino, Lampung Selatan Perkuat Kesiapan Bersama Lintas Instansi
Optimalisasi ETPD, Pemkab Jeneponto Perkuat Digitalisasi Transaksi Pemerintahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Buron Sejak Januari, Pelaku Curanmor di Katibung Akhirnya Dibekuk Tim Tekab 308

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:44 WIB

3.000 Peserta Meriahkan PERKAJU di Komplek SDN Nagarawangi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Jejak 14 Tahun di Luar HGU, 117 SHM Diduga Parkir di Tangan Karyawan PT Indopenta Sejahtera Abadi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:33 WIB

SPP Kawal Sidang Supriadi, Kuasa Hukum: Putusan Sela Ditolak, Perkara Berlanjut ke Pembuktian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Peringati HUT ke-1, Yonif TP 906/SLG Tegaskan Komitmen Siap Mengawal dan Membangun Pakpak Bharat

Berita Terbaru

Dalam rangka HUT Pramuka ke-65 dan Kemerdekaan RI

Berita terbaru

3.000 Peserta Meriahkan PERKAJU di Komplek SDN Nagarawangi

Jumat, 14 Agu 2026 - 09:44 WIB