Misteri Danau Telaga Herang Majalengka, Ada Pantangan Bagi Wisatawan

Jumat, 19 April 2024 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keindahan Danau Telaga Herang. (Photo Istimewa)

Keindahan Danau Telaga Herang. (Photo Istimewa)

Majalengka, MNP – Para pecinta liburan mungkin sudah tidak asing lagi dengan Telaga Herang, salah satu destinasi wisata kebanggaan di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Namun dibalik pesona keindahan alam dan kejernihan airnya ini, Danau kecil yang terletak di perbatasan tiga desa yaitu Jerukleueut, Padaherang, dan Desa Lengkongkulon di distrik Sindangwangi  tersebut menyimpan cerita misteri dan horor.

Arti kata Herang sendiri merupakan bahasa Sunda yang artinya jernih. Kumpulan ikan cantik didalam danau menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun luar mengunjungi tempat ini.

Ada larangan khusus bagi wisatawan, yang dilarang menangkap ikan. Karena diyakini hewan air tersebut adalah penjaga gaib danau.

Berdasarkan cerita masyarakat setempat, pernah terjadi salah satu wisatawan melanggar pantangan. Akibat tindakan sembrono itu tangan wisatawan tiba tiba kaku dan merasakan nyeri.

Tak hanya itu, wisatawan juga dilarang bersikap sombong. Ada cerita misterius yang familiar ditelinga masyarakat mengenai kisah ini. Ada tiga orang yang dapat disebut pandai berenang.

Tapi, dengan perasaan sikap sombongnya, setelah mencoba berenang di Danau Telaga Herang, ketiga orang itu dikabarkan meninggal.

Terlepas benar dan tidaknya cerita tersebut, alangkah baiknya kita bisa menghormati adat istiadat atau kearifan lokal di suatu tempat. Jangan menganggap remeh suatu larangan dan pantangan di suatu daerah.

Loading

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru