Tasikmalaya, MNP – Semarak perayaan Milangkala ke-24 Kota Tasikmalaya terus berlanjut. Kali ini, kegiatan bertajuk Raksa Budaya Santun Episode 9 digelar di Lapangan RW 014, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran masyarakat, pelaku UMKM, dan berbagai layanan publik yang membuka stand pelayanan langsung di lokasi.rabu (29/10/2025).
Camat Cihideung Yogi Subarkah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memeriahkan kegiatan tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, tahun ini sangat antusias walaupun berbeda dengan tahun kemarin yang terpusat di kecamatan. Sekarang kita turun langsung ke wilayah, dan luar biasa semua hadir mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga Ketua DPRD. Saya ucapkan terima kasih atas apresiasinya,” ungkap Yogi.
Dirinya berharap kedepan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin meningkat. “Karena keberhasilan tidak bisa dilaksanakan oleh satu pihak saja. Semua stakeholder, semua lapisan masyarakat harus berkontribusi dalam pembangunan Kota Tasikmalaya,” tambahnya.
Acara juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra, yang meninjau satu per satu stand pelayanan publik dan bazar UMKM.
Tak hanya itu, sosok seniman dan tokoh publik ini juga menyempatkan diri menghibur warga dengan menyanyikan lagu-lagu favoritnya seperti “Bongkar” milik Iwan Fals dan “Terlalu Manis” dari Slank. Meski cuaca cukup terik, antusiasme masyarakat tak surut sedikit pun.
Dalam kesempatan itu, Dicky Chandra menegaskan bahwa kegiatan Raksa Budaya Santun merupakan bagian dari pemerataan pelayanan publik yang kini tidak lagi terpusat di satu titik, tetapi menyebar ke 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya.
“Hari ini saya hanya meninjau karena tadi pagi sudah berkoordinasi dengan EFBLUD, Inspektorat, dan beberapa dinas terkait. Pada dasarnya kegiatan ini bagian dari pelayanan Pemkot yang kini disebar agar masyarakat di seluruh kecamatan juga bisa merasakan kebahagiaan dan pelayanan langsung,” ujarnya.
Dicky menyampaikan pesan reflektif tentang makna milangkala Kota Tasikmalaya tahun ini.
“Pesan di hari ulang tahun ini adalah Syukur Nikmat itu yang paling utama. Orang yang bersyukur pasti akan jauh dari korupsi dan bisa membongkar dirinya dari hal-hal buruk. Kebahagiaan bukan dari seberapa besar uang yang kita miliki, tapi seberapa besar rasa syukur kita,” tuturnya.
“Mari kita terus berikhtiar, tetap tawakal, dan mensyukuri nikmat dengan cara yang baik, karena kekayaan atau kemenangan yang dicapai dengan cara salah akan jadi sia-sia,” pungkasnya.
Kegiatan Raksa Budaya Santun ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Selain memperkuat nilai budaya dan pelayanan publik, acara ini juga menjadi wadah ekspresi masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kota Tasikmalaya yang lebih religius, kreatif, dan berbudaya.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan