Mendaki Santai ke Upas Hill, Bonus Hamparan Kebun Teh dan Pemandangan 5 Gunung

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upas Hill: Dokpri Ahmad Sofwan

Upas Hill: Dokpri Ahmad Sofwan

Bandung, MNP – Tren mendaki gunung beberapa tahun ini semakin diminati oleh masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Ada beberapa alasan mendaki gunung itu menjadi tren di antaranya untuk olahraga, healing bahkan kebutuhan untuk konten media sosial.

Aktivitas ini pun biasa dilakukan saat weekday maupun weekend untuk rehat sejenak dari rutinitas keseharian.

Upas Hill menjadi salah satu tujuan pendakian bagi warga Bandung, Subang, Jakarta dan sekitarnya karena keindahan alamnya di sisi lain Gunung Tangkuban Parahu, dengan ketinggian 2.084 MDPL.

Pendakian ke Upas Hill ini membuat para pendaki bisa merasakan pengalaman baru menikmati keindahan Gunung Tangkuban Parahu di atas ketinggian.

Upas Hill memiliki ketinggian 2084 mdpl menawarkan pemandangan indah kawah Gunung Tangkuban Parahu.

Terdapat 4 jalur utama untuk menuju Upas Hill diantaranya Trek 11 Sukawana, Benteng Cikahuripan, Lorong Lumut dan Kawasan TWA Tangkuban Parahu.

Keempat jalur tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing. Salah satu jalur yang lazim digunakan pendaki untuk menuju Tebing Upas atau Upas Hill dan menjadi favorit para pendaki pemula adalah melalui Trek 11 Sukawana.

Dari titik awal ini, pengunjung bisa mencapai Tebing Upas dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Untuk sampai di Trek 11 Sukawana ini, pendaki dari pusat Kota Bandung bisa mengambil ke arah Lembang, bisa melalui Jl Sersan Bajuri ataupun Jl Dr Setiabudi.

Setelah itu mengikuti jalur perkampungan Jl Sukawana. Atau dari Arah Cimahi melalui Parongpong lalu mengikuti jalur perkampungan Sukawana.

Kalian tinggal klik google maps Trek 11 Sukawana pasti sampai di lokasi. Kendaraan roda 2 maupun roda 4 bisa sampai di lokasi parkiran.

Hanya saja, ketika memasuki perkebunan teh sukawana, sekitar 3 km kondisi jalan berbatu, pastikan kendaraannya fit. Selama perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan kebun teh di sisi kanan dan kiri jalan.

Waktu yang cocok untuk tracking melalui jalur ini mulai dari pagi buta agar bisa mendapatkan sunrise, ataupun waktu siang menuju sore sekalian melihat sunset.

Setelah sampai di Basecamp Trek 11 anda diharuskan membeli tiket dan mengisi data terlebih dahulu di pos tiketing.

Setelah itu baru bisa memulai tracking, jika bingung harus mulai dari mana bisa melihat peta terlebih dahulu yang berada di papan informasi yang tersedia di dekat loket. Atau pergi bersama orang yang sudah pernah melalui jalur ini agar tidak tersesat

Jalur ini selain aman untuk pemula , juga mempunyai pemandangan yang indah.
Hamparan kebun teh yang dikelola PTPN VIII di Karyawangi, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat akan menemani awal pendakian menuju Upas Hill.

Selain pemandangan hamparan kebun teh yang luas, kita akan disuguhi pemandangan Gn. Burangrang, Patuha, Wayang, Cikuray dan Cekungan Kota Bandung dan Cimahi.

Jalurnya pun sejuk, terdapat tempat istirahat di setiap pos nya. Terutama di pos 2 tersedia warung untuk isi amunisi sebelum menuju pos 3 (Puncak panyawangan, 2050 mdpl ) sebelum lanjut menuju Upas Hill.

Jalur ini sangat populer untuk tektok ke Upas Hill dengan waktu tempuh 2-3 jam. Tidak perlu khawatir tersesat karena penanda arah akan menuntun menuju puncak.

Pastikan membawa perlengkapan yang memadai seperti jas hujan, senter, makanan, dan air minum yang cukup. Selain itu, sangat disarankan untuk tidak mendaki seorang diri demi keamanan dan kenyamanan.

Upas Hill memang bisa jadi pilihan ideal untuk akhir pekan, tapi tetap utamakan persiapan yang matang dan tanggung jawab selama beraktivitas di alam terbuka. Jadi kapan mau coba hiking nanjak minimal dengan view maksimal?

Loading

Penulis : Ahmad Sofwan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang
Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa
Gunakan Skema PKTD, Pemdes Tampa Mulai Pembangunan Gang Manguleng
Tiga Pilar Keamanan Tasikmalaya Satukan Langkah di Makodim 0612/Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:43 WIB