Insiden Lima Pendaki Gunung Cikuray Tersambar Petir, Ini Kronologinya 

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Kabar duka bagi para pecinta alam, dikabarkan lima pendaki asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tersambar petir saat berkunjung di Gunung Cikuray Garut Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (24/2/2024).

Akibatnya, seorang pendaki bernama Akbar (22) meninggal saat beristirahat di Pos 3 pendakian sekitar pukul 14.30 WIB.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman. Dia menyebut, saat insiden tersebut korban sedang bersama empat orang temannya.

“Korban berhasil di evakuasi melalui pos pendakian pemancar oleh tim gabungan dan langsung dibawa ke RSU dr Slamet Garut pukul 22.55,” kata Daris.

Dijelaskan, ketika pendakian, memang waktu itu sedang terjadi hujan hingga para pendaki sampai di Pos 3 pendakian.

Bersama temannya, korban ketika itu berisitirahat dibawah pohon sembari hendak memasang fly sheet.

“Tiba-tiba petir menyambar korban dan akhirnya meninggal di tempat kejadian. Sedangkan dua teman korban terpental. Korban bersama temannya naik ke Cikuray lewat pos pendakian pemancar Cilawu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cilawu Kompol M. Duhri mengatakan, cuaca di Gunung Cikuray saat kejadian tiba-tiba memburuk disertai dengan hujan deras dan petir.

“Saat hujan deras disertai petir mereka berteduh di bawah pepohonan di pos tiga, tapi kilatan petir menyambar salah satu di antara mereka,” ujarnya dikutip dari Tribunjabar.id, Minggu (25/2/2024).

Setelah diperiksa, korban mengalami luka bakar di perut sebelah kiri dan di bagian dada akibat tersambar petir.

Kini, korban sudah diserahkan ke pihak keluarga dan pihak Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi karena menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kami menghimbau kepada para pendaki dan seluruh warga masyakarat apabila hujan turun agar jangan berteduh di bawah pohon karena berisiko terkena sambaran petir,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo
Saat Prajurit Berbagi Kebahagiaan: Idul Adha Kodim 0612/Tasikmalaya Penuh Makna dan Kepedulian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Ilustrasi

Berita terbaru

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB