Masyarakat Tawangbanteng-Gunungsari Geram: Jalan Desa ‘Hancur’ Akibat Truk ODOL

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Tawangbanteng – Gunungsari (Antasari) melakukan audiensi di Aula Kantor Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/05/2026).

Warga menuntut ketegasan pemerintah terkait pengawasan tonase jalan yang kini kondisinya rusak parah.

Kehadiran massa Antasari bertujuan untuk melakukan tabayun serta dialog terbuka mengenai hasil Rapat Koordinasi (Rakor) internal lintas sektor yang sebelumnya melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan pihak Kepolisian.

Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Tawangbanteng dan Gunungsari menuju objek wisata Gunung Galunggung dilaporkan mengalami kerusakan serius. Banyak lubang jalan yang kerap memicu kecelakaan hingga memakan korban jiwa.

Meski sudah sering dihimbau, truk-truk bermuatan Over Dimension Over Load (ODOL) tetap membandel melintasi jalan kabupaten tersebut secara terang-terangan maupun diam-diam, yang seharusnya melewati jalur provinsi.

Dalam audiensi tersebut, Korlap Antasari, Sulaeman, menyampaikan enam poin tuntutan utama, di antaranya:

– Menghadirkan Dinas PUTR-LH dan kepolisian dalam pertemuan lanjutan.

– Transparansi salinan resume atau berita acara hasil rakor lintas sektor.

– Pemasangan spanduk peringatan resmi dan rambu batas MST (Muatan Sumbu Terberat) maksimal 2×24 jam.

– Pemanggilan resmi kepada perusahaan/pemilik armada yang melanggar.

– Komitmen jadwal operasi gabungan (Dishub & Satlantas) untuk penindakan truk ODOL.

– Penjelasan tertulis dari Dinas PU mengenai klasifikasi dan daya dukung maksimal jalan.

Kekecewaan muncul karena ketidakhadiran perwakilan Dinas PU dalam audiensi tersebut. Kasipem Desa Tawangbanteng, Kristiawan Firmansyah, menyatakan bahwa kehadiran PU sangat krusial sebagai penyelenggara jalan.

“Kami belum puas karena pihak PU tidak hadir. Harusnya kami menggeruduk langsung ke PU bersama warga, mungkin nanti akan kami agendakan lagi. Kami ingatkan, PU bisa dituntut atas kelalaian penyelenggara jalan jika kerusakan jalan mengakibatkan hilangnya nyawa,” tegas Kristiawan.

Ia menambahkan, dalam setahun terakhir aktivitas truk bermuatan berlebih makin marak tanpa memedulikan kondisi infrastruktur desa.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu, menyatakan bahwa seluruh usulan warga telah diterima. Ia menekankan bahwa menjaga kondisi jalan adalah kewajiban bersama demi terciptanya ketertiban.

“Semua usulan diterima. Langkah praktis jangka pendek sudah kami lakukan dan kita sepakat jalan harus baik. Menjaga jalan menjadi kewajiban semua orang, bukan hanya Dishub atau PU,” ujar Rahayu.

Di sisi lain, pihak Antasari memberikan tenggat waktu 2×24 jam bagi Dishub untuk menindaklanjuti tuntutan yang sudah disetujui.

“Hasilnya belum memuaskan karena kita masih menunggu tindakan nyata. Jika dalam 2×24 jam tidak ada aksi, warga akan kembali menggeruduk kantor pemerintah,” pungkas Sulaeman.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras
Tembus Luwu Timur, Pemkab Enrekang Teken Kerjasama Strategis Pasokan Pangan di PT Vale Sorowako
Tegas! Bupati Yusuf Ritangnga sebut Pancasila Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Perekat Bangsa
Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah
Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi
Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut
Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026
Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Bupati Pakpak Bharat Buka TMMD ke-130, Ratusan TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan Desa Sibongkaras

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Tembus Luwu Timur, Pemkab Enrekang Teken Kerjasama Strategis Pasokan Pangan di PT Vale Sorowako

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Tegas! Bupati Yusuf Ritangnga sebut Pancasila Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Perekat Bangsa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Coreng Pelayanan Perbankan? Oknum Kaunit BRI Unsil Tasikmalaya Diduga Merendahkan Nasabah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi

Berita Terbaru