Masyarakat diminta Waspada, DBD di Kecamatan Dusun Tengah Ada Empat Kasus

Selasa, 21 Februari 2023 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Sejumlah warga di Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Terhitung mulai Januari hingga Febuari 2023, sudah ada empat orang yang sedang menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ampah.

Untuk itu kepada masyarakat diharapkan waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan, apalagi dimusim penghujan sekarang.

Kepala UPTD Puskesmas Ampah Nelwan Adrius membenarkan selama dua bulan terakhir, DBD di Kecamatan Dusun Tengah sudah ada 4 kasus suspek DBD.

“Karena ini adalah salah satu kecamatan dalam status endemi. Jadi setiap tahun pada bulan Januari -Februari pasti ada muncul kasus DBD,” kata Nelwan, Selasa (21/2/2023).

Dijelaskan, keempat pasien DBD berasal dari Kelurahan Ampah Kota dan desa Putai Kecamatan Kecamatan Dusun Tengah. Untuk mencegah penularannya kami telah melakukan fogging didua tempat tersebut.

Pada kesempatan itu, Nelwan Ardius juga menghimbau untuk masyarakat harus waspada karena sekarang ini memang musimnya dan musim hujan.

Pasalnya, daerah Kabupaten Barito Timur, khusunya Kecamatan Dusun Tengah, merupakan daerah endemis. Karena sudah endemis, maka setiap tahun pasti ada yang terkena DBD.

“Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu melakukan gerakan 3 M plus yakni :menutup, mengubur, menguras supaya menghentikan siklus jentik jangan sampai jadi larva dan menggunakan lotion anti nyamuk,” pintanya.

Lebih lanjut Nelwan Adrius menyebutkan, gejala DBD sangat spesifik sekali. Biasanya kalau panas hari kesatu, tiba-iba naik dan turun serta mulai ada bercak-bercak merah.

Nelwan mengatakan, jika di tes di fasilitas kesehatan (Faskes) sangat sederhana sekali. Jika diperiksa selama 5 menit, maka akan tampak pembuluh darah di bawah kulit.

“Misalnya ada anak sakit hingga panasnya tinggi dan keluar bercak berupa warna merah. Jika ditekan atau penetrasi ditarik ke kanan dan kiri,jika merahnya kalihatan semakin jelas itu ada indikasi mengarah ke DBD, tapi kalau merahnya hilang berarti itu gigitan nyamuk biasa atau alergi,” papar Nelwan.

Selain itu lanjut dia, cara sederhana untuk meringankan gejala yang ada maka penanganannya ringan.

“Jika panas bisa dilakukan kompres dan yang bersangkutan harus minum sebanyak mungkin. Sebab kalau minumnya banyak bisa terkontrol,” pungkasnya. (YSY).

Loading

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Minim Business Plan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Berpotensi Mandek
UNIMEN Perkuat Humas sebagai Benteng Institusi, Hadiri Rakornas Forum Humas PTMA di Yogyakarta
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin Silaturahmi dan Kunker ke Barito Timur 
Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit
Transformasi Komunikasi Publik Lapas Cipinang melalui PRIMA dapat Pengakuan dari Penguji
Ratusan Personel dan Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Pakpak Bharat Terus Normalisasi Pasca Longsor
Liburan Berujung Maut, Warga Kota Tasikmalaya Tewas Tenggelam di Pantai Pasanggrahan Cipatujah
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Barat 4 Desember 2025

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:10 WIB

Minim Business Plan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Berpotensi Mandek

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:54 WIB

UNIMEN Perkuat Humas sebagai Benteng Institusi, Hadiri Rakornas Forum Humas PTMA di Yogyakarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:00 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin Silaturahmi dan Kunker ke Barito Timur 

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:52 WIB

Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:43 WIB

Transformasi Komunikasi Publik Lapas Cipinang melalui PRIMA dapat Pengakuan dari Penguji

Berita Terbaru

Berita terbaru

Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit

Kamis, 4 Des 2025 - 21:52 WIB