Tasikmalaya, MNP – Lomba Akademik Tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan tema Eksistensi Akademik untuk Cisayong Dinamis dan Berdaya Saing berlangsung di Komplek SDN Sukajadi Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya, Senin (28/04/2025).
Yoyok Juharti Marpuah S.Pd.,Sd Kordinator Pelaksana Lomba Akademik mengatakan, kegiatan ini sudah dua hari dilaksanakan.
Hari pertama, Literasi Numerasi (Litnum) kelas 1,2,3 dan Siswa Prestasi (Sispres) kelas 6 tahap satu yang diikuti oleh 37 peserta dari 36 SDN dan 1 SD IT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang tahap 2 hanya Sispres, diikuti 6 peserta terbaik dari seleksi tahap 1 diantaranya Litnum berbasis IT kelas 4 diikuti 37 peserta. OSN/Mipa kelas 5 diikuti 74 peserta dan Sispres kelas 6 tahap 2 dari 6 besar terbaik di tahap 1,” jelas Yoyok Juharti Marpuah.
Adapun lanjut dia, Litnum berbasis IT untuk kelas 4 dilaksanakan dihari ke 2, para peserta harus membawa laptop masing masing dan soal dikerjakan pada laman google form.
“Untuk kelas 5 setiap sekolah mengirimkan 2 peserta dengan lomba yang diikuti Mapel IPA dan Mapel Matematika atau lebih dikenal dengan lomba MIPA atau OSN,” imbuhnya.
Yoyok Juharti Marpuah berharap dari kegiatan ini berdampak untuk guru dalam kegiatan pembelajaran, sikap, prilaku, juga pola fikir bagaimana memajukan peserta didik di zaman sekarang.
“Karena dengan berkumpulnya guru dalam kegiatan ini menjadi semangat motivasi untuk semua bahwa pengalaman sangat berharga,” harap Yoyok Juharti Marpuah.
Menurutnya, salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi peserta didik melalui keikutsertaannya dlm kompetisi seperti lomba akademik ini.
“Selain memberikan pengalaman hal ini memberikan nilai tambah bagi peserta yang juara, untuk melanjutkan pendidikan ketingkat selanjutnya,” katanya.
Sedangkan untuk guru, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap, prilaku, juga pola fikir bagaimana memajukan peserta didik di zaman sekarang.
“Dengan berkumpulnya guru dalam kegiatan menjadi semangat motivasi untuk semua bahwa pengalaman sangat berharga,” ungkapnya.
Yoyok Juharti Marpuah menyebut, kalau sekolah tidak mengadakan kegiatan seperti ini akan muncul prestasi darimana kalau anak tidak mengikuti lomba.
Karena itu, dengan motto Gali Potensi, Semangat Berprestasi, Mari Berkompetisi, pihaknya mengajak peserta didik di Cisayong untuk semangat berlomba.
“Dengan pengalaman berkompetisi bisa memotivasi untuk menggali potensi dan berprestasi,” tutup Yoyok Juharti Marpuah.

Ditempat sama, Setiadi Prihatin S.Pd., M.Pd selaku Pengawas/Pendamping Kecamatan Cisayong menerangkan, kegiatan kesiswaan bukan hanya hari ini tapi dua hari sampai besok untuk kegiatan Litnum.
Untuk kegiatan lainnya seperti seni dan olahraga, ada yang sudah terselenggara dan yang masih dalam pelaksanaan sehingga belum final.
“Ini khusus untuk kegiatan kesiswaan di bidang akademik OSN/ Olimpiade Sains Nasional tingkat Kecamatan Cisayong,” tutur Setiadi Prihatin.
Sebagai pengawas pendamping, dirinya sangat mendukung kegiatan ini. Meskipun atas biaya swadaya karena tidak ada anggaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.
Lantaran itu, pihaknya sebagai kepanjang tanganan dari Kepala Dinas sangat mengapresiasi inisiatif para kepala sekolah dan guru untuk melaksanakan kegiatan ini di tingkat Kecamatan Cisayong.
“Tindak lanjutnya nanti insyaalloh hasil dari lomba di tingkat kecamatan ini akan naik penyelenggaraannya di tingkat Kabupaten Tasikmalaya dan seterusnya berjenjang ke Provinsi. Kalau bisa dan harus bisa ada perwakilan ke tingkat Nasional,” harap Setiadi Prihatin.
Dirinya berpesan untuk penyelenggara kepala sekolah maupun guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) tetap konsisten untuk selalu melaksanakan kegiatan yang positif di Kecamatan Cisayong.
“Untuk itu saya sangat mendukung tetap konsisten tetap istiqomah dalam melaksanakan kegiatan positif demi menciptakan generasi yang baik bagi masa depan Indonesia,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan