Larangan Wisuda dan Manasik Haji, Ketum BKPRMI Sebut Dedi Mulyadi Tidak Teliti atau Ada Maksud Lain?

Sabtu, 12 April 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Larangan terhadap acara wisuda dan manasik haji untuk anak anak sekolah oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan tanggapan dari Oleh Soleh yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKB.

Oleh Soleh yang merupakan Ketua Umum BKPRMI ini mengatakan, bahwa larangan tersebut harus dikaji ulang oleh Dedi Mulyadi. Sabtu (11/04/2025).

Oleh Soleh menganggap, Dedi Mulyadi ini lupa atau mungkin dia tidak teliti, yang dia soroti adalah seolah-olah wisuda, kemudian manasik haji itu pemborosan uang.

“Saya mau memahami tentang apa yang dimaksudkan pak Dedi, tapi Pak Dedi lupa bahwa esensi manasik haji itu yang pertama menguatkan hafalan dan yang kedua adalah belajar sejarah,” kata Oleh Soleh.

Selain itu lanjutnya, ketiga menumbuh kembangkan rasa kecintaan di dalam anak dan tidak bisa sekaligus harus pelan-pelan, apalagi anak anak hari ini terkontaminasi oleh konten konten negatif.

“Ini sangat penting, kemudian bahwa karakter itu di bentuk dari kebiasaan dan kebiasaan itu di bentuk dari praktek. Nah pak Dedi itu lupa, oleh sebab itu kepada Gubernur tolong di kaji terkecuali ada maksud lain,” jelasnya.

Disinggung dengan perkataan maksud lain tersebut Oleh Soleh mengatakan dalam maksud lain itu dia anti Islam.

“Kalau misalkan dia anti Islam, dan kenapa saya sampaikan seperti itu, karena kenapa bantuan bantuan ke kelembagaan keagamaan di coret semua, ada apa? Bukankah pendidikan agama ini lebih penting bukan hanya dunia tapi ada juga akhirat, dan ini gimana?,” cetusnya.

Di tempat sama Ustad Nuki Anwar Sidiq SHI, Ketua DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya menambahkan, dirinya untuk masalah Wisuda dan Manasik Haji akan tetapi dilaksanakan.

“Karena pendidikan yang non formal dan tidak ada kaitan dengan bantuan operasional atau yang lain dari pemerintah seperti halnya TK Alquran, itu kan nggak ada BOS atau apa yang lain,” tuturnya.

Nuki menyebut, pelaksanaan Manasik dan Wisuda adalah swadaya orang tua dan sebagainya dan kegiatan yang selalu terbuka dengan orang tua.

“Jadi artinya tidak ada pemaksaan dan kita menyampaikan motivasi bagaimana tentang pentingnya manasik haji,” kata Nuki.

Pihaknya akan tetap melaksanakan wisuda itu dan nantinya tidak boleh ada paksaan untuk melaksanakan wisuda terhadap anak ataupun orang tua.

“Tapi yang wajibnya itu adalah munakosahnya, dan nanti kita akan menghimbau bahwa untuk pelaksanaannya tidak boleh wisuda itu mewah,” pungkas Nuki.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal
Lansia ‘Linglung’ di Kawasan Batang Rengat, Camat Kuala Cenaku Pimpin Evakuasi ke RSUD Indrasari
Antusiasme Warga Tawang Banteng Sulap Jalur Galunggung Jadi “Mentereng” Jelang Kemerdekaan
Diperiksa KPK Belasan Jam, Kadisdikpora Pemalang Lolos Tidak Dibawa ke Jakarta
Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026
Wabup Pakpak Bharat Apresiasi Kemeriahan Festival Bunga dan Buah Berastagi
Mengapa Karaoke Tanpa PBG dan SLF Bebas Beroperasi? AMT Desak Pemkot Tasikmalaya Jangan Ompong!
Atasi Kesulitan Air, Sumur Bor TMMD Kodim 0612 Bantu Warga Parungponteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:26 WIB

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:19 WIB

Lansia ‘Linglung’ di Kawasan Batang Rengat, Camat Kuala Cenaku Pimpin Evakuasi ke RSUD Indrasari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:05 WIB

Antusiasme Warga Tawang Banteng Sulap Jalur Galunggung Jadi “Mentereng” Jelang Kemerdekaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:53 WIB

Diperiksa KPK Belasan Jam, Kadisdikpora Pemalang Lolos Tidak Dibawa ke Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:40 WIB

Menggustungken Sebban Mi Nangguru Ketaring” Tandai Pembukaan Pesta Budaya Oang-Oang Pakpak Bharat 2026

Berita Terbaru

Berita terbaru

Lapas Kendal Fasilitasi Peninjauan Ruang Sidang Daring oleh PN Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:26 WIB