Kunjungi Kota Tasik, Gubernur Jabar Bantu Anak Pengidap Melson Delay

Senin, 17 Oktober 2022 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan kunjungan kemanusiaan terhadap salah satu warga kota Tasikmalaya yaitu seorang anak Kanaya putri berusia 3,2 tahun yang mengalami gangguan tumbuh kembang (melson delay).

Dr Uus Supangat selaku kepala Dinas Kesehatan kota Tasikmalaya menjelaskan, Gubernur Jabar memberikan bantuan berupa Baby Wolker dan beberapa bantuan pemulihan cepat.

“Saat ini Kanaya tengah melakukan rawat jalan di RS Prasetya Bunda dan melalui puskesmas dan secara rutin mendapatkan perawatan medik dan pisioterapi,” ucapnya, Senin (17/10/2022).

Kata Uus, Gubernur juga menitipkan kepada Dinas Kesehatan, untuk memantau perkembangan Kanaya, dan sudah tentunya bagian dari kewajibannya untuk bersedia memantau kesehatannya.

Uus menyebut, penyakit Melson Delay ini tidak selalu berkaitan dengan stunting dan gizi buruk, sebab Kanaya ini bagus secara gizi dan tidak masuk kategori gizi buruk, adapun  gangguan atau hambatannya itu diluar kasus stunting.

“Di kota Tasikmalaya sendiri baru ada 1 kasus dan berharap semoga tidak akan ada lagi kasus kasus baru,” harap Uus.

Nisa Aulia dan Egi selalu orang tua Kanaya merasa bangga dan senang sekaligus merasa kaget atas kedatang Kang Emil (sapaan akrab Gunernur Jabar) ke kediamannya.

“Karena ketika memberikan usulan untuk bantuan dari quik respones itu baru berjalan seminggu. Saya pikir tidak akan secepat ini mendapat kunjungannya,” ucap Nisa dikediamannya jalan Aboh kelurhan Sukamulya kecamatan Bungursari.

“Kami berterimaksih atas segala bantuan serta kunjungannnya, semoga sukses untuk malaju menjadi presiden Republik Indonesia di tahun 2024 mendatang,” pungkasnya. (Momo).

Loading

Berita Terkait

Gandeng TNI hingga Swasta, Irjen Kemendes Gelar Aksi Sosial Akbar di Tasikmalaya
Pamit ke Pesantren, Dua Remaja Kembar Asal Garut Hilang Kontak Pasca Turun di Terminal Singaparna
Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 12:31 WIB

Gandeng TNI hingga Swasta, Irjen Kemendes Gelar Aksi Sosial Akbar di Tasikmalaya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:28 WIB

Pamit ke Pesantren, Dua Remaja Kembar Asal Garut Hilang Kontak Pasca Turun di Terminal Singaparna

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Berita Terbaru