Tasikmalaya, MNP – Jiwa kreativitas Karang Taruna (Kartar) Sasuhunan RW 10 Lengo Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya bukan isapan jempol belaka.
Seolah tidak kehabisan ide, ditengah ramainya musim permainan layang-layang bisa menjadi sumber usaha untuk mengisi pundi uang kas Karang Taruna tanpa ada rasa gengsi.
Apalagi, organisasi kepemudaan yang dikenal aktif dalam bidang sosial kemasyarakatan ini dibawah binaan dr Wasisto Hidayat, yang notabene satu frekuensi dalam urusan peduli terhadap kaum yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Disela-sela waktu senggang, anggota Karang Taruna Sasuhunan membuat kerajinan tangan berupa layang-layang untuk dijual menjadi Cuan (uang, red) dengan beragam variasi gambar unik.
Salah satu pengurus Karang Taruna Sasuhunan Riko menyebut, di zaman yang serba kompetitif ini, kaum muda harus membuang sifat gengsi dalam hal positif
“Tidak ada kata gengsi untuk mencari Rizki ,yang penting bisa menghasilkan cuan, pasti akan kami jalankan meski siang dan malam hari, daripada begadang tanpa arti,” ucapnya,” Sabtu (04/11/2023).
Senada dengan itu, Pembina Karang Taruna Sasuhunan mengaku heran sekaligus bangga dengan muda mudi RW 10 Lengo. Pasalnya, selain kekompakan juga tidak pernah kehabisan ide ditengah sekarang ramainya orang main layangan.
Dikatakan dr Wasisto Hidayat, mereka membuat kerajinan tangan, mulai dari layangan hias sampen untuk kontes dan hasilnya dimasukan kas Karang Taruna Sasuhunan yang nantinya digunakan untuk menyantuni warga jompo dan lainnya.
“Semua menjadi contoh bagi pemuda yang lain untuk mengikuti langkah langkah seperti itu,” tandas Calon DPRD dari PDIP nomor 12 daerah pemilihan Kecamatan Bungursari Cihideung dan Tawang ini.
![]()
Penulis : Redaksi










Tinggalkan Balasan