Bogor, MNP – Diduga kurang menguasai medan jalan, Sopir truk expedisi berjenis truk Box Engkel pengangkut barang pindahan warga, tak sengaja bikin ambrol Plank sekaligus Gapura Pos Halte keluar masuknya angkutan umum, di terminal Laladon – Ciomas Kab Bogor, Kamis malam (22/8/2024).
Keterangan yang dihimpun MNPotret di lokasi terminal, kejadiannya tersebut terjadi sekira pukul 19.35 WIB, saat terminal mulai sepi aktifitas transportasi Angkot Umum, tetapi ramai dilintasi ragam kendaraan pribadi yang sulit dicegah (dilarang melintasi koridor terminal : red), oleh pihak pengurus terminal.
Truk Box tersebut, menurut info warga sekitar terminal, datang dari arah belakang terminal dari ruas JLD (Jalan Lingkar Dramaga).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mungkin karena sopirnya tadi kurang menguasai medan jalan di dalam area terminal, hingga bagian sudut (Kanan depan atasnya), dari Box Truk yang dikemudikannya, tersangkut Dak Beton Pos Gapura serta Plank Ikon terminal Laladon yang berbahan pipa besi itu, hingga ambrol tergusur.

Sementara keterangan dari Kepala Pengawas Terminal, Iis Darulhusni, S.AP, dirinya tidak mengetahui kronologi kejadian persisnya, karena di saat terjadi sudah pulang dari kantor terminal sekitar pukul 17.00 WIB sore itu (seusai jam kerja). Sedangkan kejadian di terminal itu terjadinya sekira pukul 19.35 WIB malamnya.
Dirinya mengetahui kejadian tersebut dari laporan jajaran petugasnya yang kena piket, yang serta merta membuat dirinya segera kembali ke terminal, untuk langsung meninjau lokasi kejadian.
“Benar, dilaporkan telah ada kecelakaan di dalam koridor terminal angkot, disebabkan satu unit mobil box, berjenis Truk Engkel, dengan NoPol B 9399 KXR,” kata Iis Darulhusni.
Mobil menabrak Gapura dan Plank Ikon Pintu masuk dan keluar terminal di terminal Angkot Laladon mengakibatkan ambruknya konstruksi di bangunan Pos Gapura beserta plank Ikon terminalnya.
“Kejadian ini juga menimpa salah seorang pedagang di terminal. Ada korban luka, bernama Jumyani alias Keling, seorang penjual kopi di warkop di dalam terminal Laladon. Jenis kelamin Laki laki, usia 48 tahun. Alamat Cikamunding ll Kab Lebak – Banten.,” jelas Iis Darulhusni.
“Kondisi luka lebam Punggung dan Dada Kanan nya akibat tertimpa Beton di reruntuhan Plank Gapura itu dan korban sudah diberikan pertolongan ringan, bersifat pengobatan berjalan dulu, di tanggung oleh perusahaan Truk Box expedisi itu,” tuturnya lagi.
Untuk sementara, lanjutnya Iis Darulhusni, kejadian tersebut jelas mengakibatkan tidak dapat diaksesnya koridor di pintu masuk dan keluar terminal.
Aktifitas transportasi publik dan beberapa kegiatan para pelaku usaha di terminal ini praktis menjadi terhambat, karena tidak dapat dilewati kendaraan seperti biasanya, mungkin sampai dilakukan serta selesainya perbaikan.
“Untuk sementara, Truk Box tersebut kami tahan dahulu berikut kartu dan buku uji kendaraannya. Untuk STNK dan SIM kedua pengemudi nya dipegang (diamankan) oleh pihak kepolisian sektor Ciomas.” pungkasnya, pada wartawan MNP, Jum’at malam (23/8/2024).
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus di terminal Laladon, mengungkapkan telah ada kesepakatan dari pihak perusahaan bersama pihaknya dan korban terluka atas nama Jumyani.
Bahwa kesemua urusan perbaikan Gapura hingga kembali lagi seperti semula, serta biaya pengobatan korban terluka, hingga pulih seperti semula itu ditanggung sepenuhnya oleh pihak perusahaan tadi, yakni PT. Mandiri Nusa Jaya Abadi, yang berdomisili di Kota Bekasi
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan