Kopi Delleng dan Olahan UMKM Stand Desa Siempat Rube 1 Sedot Perhatian Pengunjung Pesta Oang-Oang 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP — Kemeriahan Pesta Oang-Oang dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pakpak Bharat ke-23 tahun 2026 berlangsung semarak di Lapangan Napa Sengkut, Salak, pada Senin–Selasa (27–28/7/2026).

Sebanyak 52 desa se-Kabupaten Pakpak Bharat turut ambil bagian dengan mendirikan stand pameran untuk mempromosikan berbagai potensi unggulan, hasil pertanian, hingga produk kerajinan dan UMKM lokal.

Salah satu yang menyedot perhatian pengunjung adalah stand pameran milik Desa Siempat Rube 1, Kecamatan Siempat Rube.

Pameran ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak desa untuk memamerkan ragam komoditas unggulan pertanian serta produk olahan UMKM dan hasil binaan PKK setempat.

Di lokasi acara, stand Desa Siempat Rube 1 memajang pelbagai produk unggulan masyarakat, seperti olahan keripik ubi kayu, tahu, tempe, serta buah-buahan segar hasil panen lokal.

Tak kalah menarik, produk olahan bubuk kopi asli Pakpak Bharat yang telah dikemas rapi dengan label Kopi Delleng juga turut dipromosikan sebagai salah satu komoditas andalan desa.

Kepala Desa Siempat Rube 1 melalui Bendahara Desa, S. Berutu, menyampaikan, keikutsertaan mereka dalam ajang tahunan ini merupakan momen strategis untuk memperkenalkan karya dan hasil bumi warga ke khalayak luas.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan potensi unggulan desa kami, baik kepada masyarakat Pakpak Bharat maupun para tamu undangan yang hadir,” ujar S. Berutu di lokasi acara.

Suasana pameran berlangsung interaktif dan meriah. Masyarakat yang datang tidak hanya berbelanja produk lokal, tetapi juga mendapatkan informasi langsung seputar proses budidaya pertanian hingga peluang investasi di desa.

Melalui ajang Pesta Oang-Oang 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap pameran antar-desa tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi sarana promosi investasi, memperkuat ekonomi perdesaan, serta memperluas jangkauan pasar produk lokal.

Langkah ini diharapkan mendorong kemitraan strategis antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor demi mewujudkan Pakpak Bharat yang makin maju, mandiri, dan sejahtera.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru