Tasikmalaya, MNP – Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan Cisayong kabupaten Tasikmalaya digelar di Saung Aswaja Mekarwangi Cisayong Kamis 27 Juni 2024.
Sesuai dengan Ad art dan Perkum NU Konferensi Majelis Wakil Cabang adalah forum permusyawaratan tertinggi untuk tingkat Majelis Wakil Cabang yang dilaksanakan 5 tahun sekali yang diikuti oleh seluruh jajaran Pengurus MWC NU dan Ranting NU.
Konferensi MWC NU diawali dengan Acara pembukaan yang secara resmi dibuka Oleh Camat Cisayong Ayi Mulyana Herniawan M.Si.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nampak hadir Wakil Ketua PC NU kabupaten Tasikmalaya, KH. Drs. Dadang Romansyah, Danramil 1207 Cisayong Kapten Inf. Andri Mulyono, Kapolsek Cisayong AKP. Rokhmadi, Kepala KUA Cisayong dan seluruh jajaran pengurus MWC NU serta Ranting NU se kecamatan Cisayong.
Dalam sambutannya Camat Cisayong, Ayi Mulyana Herniawan M.Si menyampaikan, pihaknya sangat mendukung dan menyambut baik diadakannya Konferensi MWC NU ini.
Melalui konferensi ini tentunya berharap tidak hanya memilih sosok kepemimpinan MWC NU Cisayong tetapi melalui konferensi ini akan melahirkan program program MWC NU yang lebih baik.
“Sehingga keberadaan organisasi NU khususnya di Cisayong akan terasa lebih manfaat keberadaannya oleh ummat sekaligus sebagai solusi dalam kehidupan social masyarakat,” katanya.
NU adalah ormas keagamaan terbesar di negeri ini sudah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa ini termasuk di Cisayong dalam menjaga semangat nasionalisme dalam kehidupan social masyarakat.
“Semangat perjuangan dan tradisi NU harus tetap dijaga, terutama dalam menghadapi perkembangan dan tantangan jaman yang semakin komplek,” ucap Ayi Mulyana.
Sementara itu Wakil Ketua PC NU kabupaten Tasikmalaya Drs. Dadang Romasyah menyampaikan beberapa pesan diantaranya adalah, bahwa melalui konferensi ini bisa menjadi wasilah bagi kiprah MWC NU Cisayong untuk lebih meningkatkan perannya.
Selain itu, menjadikan NU di Cisayong lebih bermartabat serta bermanfaat bagi masyarakat luas di segala bidang kehidupan sosial masyarakat dengan tetap menjaga dan mempertahankan nilai nila Aswaja An Nahdliyah.
“Semoga melalui konferensi MWC NU ini selain menghasilkan program kerja yang lebih baik juga mampu menghasilkan pemimpin NU sebagai figur yang amanah dan membawa kemajuan bagi organisasi,” harap Dadang Romasyah.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Cisayong masa khidmat 2018 – 2023 Kyai Jajang Abdurahman dalam penyampaian LPJnya mengatakan, pelaksanaan konferensi kali ini mengalami keterlambatan dari jadwal yang seharusnya.
“Hal ini dikarenakan ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya salah satunya adalah kesibukan para pengurus MWC serta karena kondisi kesehatan dirinya sebagai ketua MWC yang selama setahun ini harus melakukan perawatan kesehatannya,” jelasnya.
Menurut Kyai Jajang, mengenai program kerja selama masa kepemimpinannya beberapa agenda telah bisa dilaksanakan sesuai amanat Konferensi MWC NU Cisayong diantara yakni penguatan nilai nilai Aswaja di masyarakat melalui program Yaumul Ijtima yang dilakukan keliling di setiap Ranting NU Desa.
“Juga menjalin sinergitas dengan ormas Islam yang berada di kecamatan Cisayong khususnya dalam penguatan Ukhuwah Islamiyah dan membangun moderasi beragama yang baik,” tuturnya.
Lanjut Kyai Jajang, MWC NU Cisayong selalu berperan aktif dalam membantu serta mensukseskan program program pemerintah baik itu di bidang peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara.
“Yakni dalam turut serta menangkal bahaya radikalisme dan terorisme termasuk dalam mencegah masuknya faham faham keagamaan yang ingin merusak tatanan kehidupan beragama di masyarakat dan bertolak belakang dengan faham Aswaja,” tegasnya.
Kyai Jajang Abdurahman menyampaikan terimakasih kepada pihak Ponpes Tarekat Idrisiyah yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Konferensi MWC NU tahun 2024.
“Ponpes Tarekat Idrisiyah sendiri merupakan bagian Lembaga Jatman NU yang telah berkiprah di NU sejak tahun 1973,” ucapnya.

Ketua Panitia Konferensi MWC NU kecamatan Cisayong H. Septyan Hadinata dalam laporannya menyampaikan tujuan dari Konferensi MWC NU adalah :
– Menyampaikan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan program dan kebijakan program Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Cisayong masa khidmah 2018– 2023.
– Mengevaluasi pelaksanaan program Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Cisayong selama satu periode.
-Membahas dan menetapkan kebijakan organisasi, program kerja Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan Cisayong Masa Khidmat 2024–2029.
-Memilih dan menetapkan Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU kecamatan Cisayong Masa Khidmat 2024 – 2029 dan Memilih Tim Formatur.
Adapun Target pelaksanaan kegiatan :
-Meningkatkan proses kaderisasi / regenerasi kepemimpinan .
-Tersusunnya satu rancangan program kerja MWC NU yang berkualitas dan tepat guna (efektif) dan berkesinambungan.
-Terbentuknya jajaran pengurus yang berdedikasi dan loyalitas tinggi terhadap organisasi serta berakhlakul karimah yang memegang teguh nilai nilai Aswaja
Konferensi MWC NU Cisayong diikuti oleh 115 orang yang terdiri dari utusan PC NU kabupaten Tasikmalaya, MWC NU Cisayong, Ranting NU Desa se kecamatan Cisayong dan Banom NU. Dan dilaksanakan satu hari penuh dengan pembahasan agenda Konferensi sesuai dengan ketentuan AD ART dan Perkum NU
Konferensi MWC NU akhirnya setelah melalui proses persidangan yang diatur dalam Tatib dengan musyawarah mufakat memutuskan KH Jaja Jamaludin sebagai Rois Syuriah MWC NU dan Kyai Abdul Kohar S.Sy sebagai ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2024 – 2029.
Abdul Kohar sebagai ketua Tanfidziyah terpilih menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh peserta Konferensi MWC NU.
Dirinya berjanji akan menjalankan amanah tersebut dengan baik sesuai dengan aturan organisasi dan akan melanjutkan program pengurus sebelumnya.
“Salah agenda pertamanya adalah akan menyelesaikan penyusunan susunan pengurus MWC NU Cisayong Bersama tim formatur,” bebernya
Konferensi MWC NU Cisayong secara resmi di tutup oleh Camat Cisayong Ayi Mulyana Herniawan M.Si dan diakhiri oleh ucapan selamat kepada Pengurus MWC NU Cisayong terpilih.
![]()
Penulis : Insani Putri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan