Komunitas Gondrong Kab Purwakarta Minta Ono Surono Maju di Pilgub Jabar 

Minggu, 30 Juni 2024 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwakarta, MNP – Jaringan Gondrong Purwakarta menggelar diskusi kepemudaan di kecamatan purwakarta, kab purwakarta, Sabtu (29/06/2024).

Jaringan gondrong atau sering dikenal dengan sebutan Jargon adalah sekumpulan pemuda Jawa Barat yang memiliki rambut gondrong menyerupai perempuan.

Jargon adalah sebuah bentuk perwujudan nyata dari keekspresian, perlawanan atas segala hiruk pikuk dan carut marut yang ada dalam kehidupan.

Dalam hal ini Jargon Purwakarta mengadakan sebuah event diskusi kepemudaan dengan sebuah tema “Kebijakan Pemuda dan Mahasiswa Purwakarta dalam pembuatan kebijakan pemerintah” yang diselenggarakan pada hari Sabtu 29 Juni 2024 tepat pada pukul 20.00 WIB bertempat di Cafe Adjengan Purwakarta.

Kegiatan diskusi semacam ini digelar sebagai alternatif mendobrak stigma dan stereotip yang terjadi di masyarakat “Gondrong Bukan kriminal” tapi gondrong juga mampu memberikan Suatu cahaya penerang bagi masyarakat.

“Gondrong bukan beban dan gondrong mampu bergerak bersama memajukan kesejahteraan bangsa,” kata Fajar Lesmana selaku koordinator jargon Purwakarta.

Dengan diadakannya kegiatan diskusi kepemudaan ini akan diisi dengan deklarasi jaringan gondrong sekaligus pembahasan mengenai Jaringan Gondrong yang peduli akan pemuda yang harus terus mengawal dan mengawasi kebijakan Pemerintah.

“Gondrong juga merupakan sebuah simbol kemerdekaan dari kehidupan dengan segala kebebasan yang di perjuangkan,” tuturnya lagi.

Setelah melakukan dalam Kegiatan diskusi kepemudaan ini, Jaringan Gondrong Purwakarta mendorong Bapak Ono Surono untuk menjadi Gubernur Jawa Barat diperiode 2024 – 2029.

Pada kesempatan ini Koordinator Jargon Purwakarta Fajar Lesama didampingi bersama para pemuda dan mahasiwa Purwakarta.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB