Sukabumi, MNP – Jargon Sukabumi (Jaringan Gondrong) mengadakan acara diskusi yang menarik dan tentunya menggugah nalar berfikir kita yang memiliki tema “Salahkah Pemuda berambut gondrong”.
Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 30 Juni di café Gunung Walat Sukabumi untuk membuka mata bagaimana menyikapi hiruk pikuk social ini.
Nampak hari beberapa pemuda yang sangat kritis dan sangat menyoroti tentang rambut gondrong ini dikalangan masyarakat yang sering termarjinalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tentunya Jargon Sukabumi ini ingin berbagi prespektif tentang kondisi social yang ada yang cukup menarikn untuk dinikmati.
Bayong, Kordinator Jargon Sukabumi mengatakan, acara ini sebagai pemantik dan refleksi bagi baraya yang berambut gondrong mereka bisa berbagi sudut pandang yang menarik yang mungkin tidak pernah mengetahui apa yang dirasakan oleh baraya yang berambut gondrong.
“Harapannya acara ini akan secara continue dilaksanakan, karena gondrong bukan kriminal hanya mencintai kebebasan yang ada dan menjadi kilas balik orde baru dan masih tetep keren kok orang yang berambut Gondrong,” jelas Bayong belum lama ini.
Selain dari membahas rambut gondrong, Jargon Sukabumi pun membahas kondisi didaerahnya yang hari ini dirasakan dan harus diperbaiki bersama dengan sosok pemimpin yang kuat dalam memperjuangkan hak hak masyarakat Sukabumi.
“Nah berhubungan dengan jargon pun berterima kasih atas pak Ono Surono dan mendukung penuh beliau untuk menjadi Gubernur Jawa Barat yang asli putra daerah,” tegasnya.
“Kami percaya bahwa pak ono mampu memimpi jabar juara sebagai gubernur Jawa Barat,” tambah Bayong.
Jargon Sukabumi berkomitmen jadi wadah inklusif yang gterus melanjutkan kebaikan dan terus Bersama masyarakat yang menampung diskusi diskusi yang menarik bagi baraya yang tanggap terhadap isu social yang terjadi di sukabumi ini.”ASA”.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan