Klarifikasi RSUD Dr. Soekardjo Tasikmalaya, Pasien Rendy Sudah Clear Ditangani dan Biaya Dijamin

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. Soekardjo, dr. Budi Tirmadi

Direktur RSUD dr. Soekardjo, dr. Budi Tirmadi

TASIKMALAYA, MNP – permasalahan yang terjadi dua hari lalu terkait seorang pasien warga Kota Tasikmalaya yang menjalani rawat inap di RSUD dr. Soekardjo dan sempat terkendala administrasi BPJS, kini telah menemui titik terang.

Pasien atas nama Rendy dinyatakan sudah tertangani dengan baik dan seluruh biaya pengobatan telah dijamin. Rabu (14/1/2026).

Pasien tersebut merupakan anak dari Yayan Mulyana (45), warga Kp. Cibitung Dusun Sembungrugul RT 015 RW 004 Desa Pasir Batang, Kecamatan Manonjaya.

Sebelumnya, keluarga pasien mengalami kendala biaya pengobatan karena masuk sebagai pasien umum dan tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup. Rendy sendiri telah menjalani tindakan operasi dengan diagnosa penyakit usus buntu.

Kabar baik datang setelah adanya kepedulian dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra, yang secara sukarela menjamin biaya pengobatan pasien.

Selain itu, pihak manajemen RSUD dr. Soekardjo juga bergerak cepat dalam memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Awak media kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada Direktur RSUD dr. Soekardjo, dr. Budi Tirmadi, terkait polemik yang sempat mencuat, khususnya mengenai persyaratan keaktifan BPJS dalam batas waktu 3×24 jam.

Dalam keterangannya, dr. Budi Tirmadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam proses pelayanan masih dirasakan kurang maksimal.

“Kami mohon maaf apabila dalam kejadian kemarin terdapat kekurangan atau kekhilafan dari staf pelayanan RSUD dr. Soekardjo. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ketentuan keaktifan BPJS dalam waktu 3×24 jam bukan merupakan kebijakan internal RSUD, melainkan regulasi yang ditetapkan langsung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Aturan 3×24 jam itu adalah regulasi dari pusat, bukan SOP yang dibuat oleh RSUD. Oleh karena itu, staf kami wajib menanyakan status BPJS pasien sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Umum (Wadirum) RSUD dr. Soekardjo, Budi Martanova, turut menambahkan bahwa pihak manajemen segera melakukan komunikasi internal setelah mengetahui kondisi pasien.

“Alhamdulillah, sebelumnya saya sudah berkomunikasi dengan Pak Direktur melalui WhatsApp. Untuk biaya operasi pasien Rendy sudah ada yang menjamin, sehingga orang tua pasien tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan,” ungkapnya

Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama adalah pemulihan kesehatan Rendy pascaoperasi.

“Sekarang tinggal berdoa semoga Rendy segera diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi Martanova mewakili Direktur dan seluruh jajaran RSUD dr. Soekardjo kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya apabila pelayanan kami belum sepenuhnya memuaskan. Insya Allah ke depan kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja demi pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.

Di sisi lain, awak media yang sejak awal mengawal proses pengobatan Rendy turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra, yang telah menjamin biaya pengobatan pasien tanpa memandang status domisili.

Meskipun secara administratif pasien berdomisili di wilayah Kabupaten Tasikmalaya—yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten—namun kepedulian yang ditunjukkan Rd. Diky Chandra dinilai sebagai bentuk kemanusiaan yang patut diapresiasi.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wadirum Budi Martanova, yang turut memberikan bantuan langsung kepada orang tua pasien untuk kebutuhan sehari-hari selama menunggu anaknya menjalani perawatan inap.

“Semoga segala kebaikan dan kepedulian yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala berlipat ganda,” tutup awak media.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lagi! Warga Graha Arradea Terjatuh, Pemkab Bogor Didesak Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Raya Ciherang-Ciapus
Warga dan Sopir Angkot Apresiasi Aksi Jum’at Bersih Dishub Garut di Jalan Kerkop
Dukung Gerakan Indonesia Asri, DLH dan Kecamatan Bungursari Gelar Jumsih di Jalan Mangin
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bartim Lepas Bhabinkamtibmas Salurkan 150 Paket
Kembali Dipercaya DPP, H. Wahid Nakhodai DPC PKB Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031
Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani
Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa
Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:15 WIB

Lagi! Warga Graha Arradea Terjatuh, Pemkab Bogor Didesak Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Raya Ciherang-Ciapus

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:14 WIB

Warga dan Sopir Angkot Apresiasi Aksi Jum’at Bersih Dishub Garut di Jalan Kerkop

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:15 WIB

Dukung Gerakan Indonesia Asri, DLH dan Kecamatan Bungursari Gelar Jumsih di Jalan Mangin

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bartim Lepas Bhabinkamtibmas Salurkan 150 Paket

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:54 WIB

Kembali Dipercaya DPP, H. Wahid Nakhodai DPC PKB Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031

Berita Terbaru