Klarifikasi Isu Miring, FBB Sambangi UPJ PLN Kota Tasikmalaya 

Senin, 13 Juni 2022 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Kabar miring menerpa UPJ (Unit Layanan Pelanggan) PLN Kota Tasikmalaya, pasalnya beredar kabar di masyarakat tentang beban tagihan listrik yang harus dikeluarkan oleh konsumen dengan alasan untuk mengganti KWH baru.

Tak tanggung, isu yang sudah menyebar di khalayak ramai, khususnya di Kecamatan Bungursari ini disebutkan, pelanggan harus menyerahkan uang Rp 400 ribu tergantung standar paket KWH yang dipasang.

Lantaran itu, pengurus Forum Bungursari Bersatu (FBB) menyambangi kantor UPJ PLN Kota Tasikmalaya untuk meminta klarifikasi validitas isi tersebut.

FBB yang diwakili Ketua Jajang, Imat, Dedi dan bung Darwin ini diterima langsung Pimpinan P2TL area Tasikmalaya Asep yang didampingi Mochamad Doni Ismail selalu koordinator area dan Anas.

Ketiga perwakilan UPJ PLN membantah kabar miring tersebut dan melabelinya dengan kalimat hoaks. Disebutkan, jika upload berita tentang pungutan KWH baru bagi pelanggan sudah lama.

“Berita tersebut dibuat dengan unsur menyudutkan kinerja PLN, padahal jauh dari kebenaran. Kami sudah tahu oknum yang menyebarkan berita hoaks tersebut dilingkungan RW Bungursari,” ujar Asep, Senin (13/06/2022).

Dia menegaskan, apapun konsekwensi dari penyebaran berita hoaks tersebut, pihak PLN tadinya mau menempuh jalur hukum, untuk menindaklanjuti dan menindak oknumnya.

“Tapi, hal tidak dilakukan karena sudah difasilitasi pihak Forum Bungursari Bersatu, supaya permasalahan ini bisa clear dan tidak ada preseden buruk di mata masyarakat,” ujar Asep.

Sementara itu, Jajang Ketua FBB menekankan jalinan kerjasama kemitraan, guna kedepannya jika ada permasalahan bisa diminimalisir dan tidak saling merugikan.

“Ya, kerjasama dan kemitraan sebagai wujud sinergitas yang pada akhirnya masyarakat terbantu dan PLN juga untung,” pungkas Jajang.

Dalam sesi akhir pertemuan, PLN berjanji bahwa hasil pertemuan ini segera dijadikan kajian untuk direalisasikan menjadi bentuk kemitraan yang saling mendukung. (04).

Loading

Berita Terkait

Cegah Konflik Lahan, Pemkab Pakpak Bharat dan Dairi Tertibkan Kawasan Eks PBPH
SMK KBU Gelar Karnaval, Siswa-Siswi Tampilkan Beragam Busana Kreatif
GAS 3 KG LANGKA? Diskusi Panas Mantan dan Anggota DPRD: Stok Harus Ditambah Karena Dipakai Petani
117 SHM PTSL Diduga Cacat Hukum, Tanah Ulayat Dayak Maanyan ‘Dialihkan’ ke Karyawan Perusahaan
Lahan Gambut dan Gudang Ban Bekas di Sukarindik Tasikmalaya Hangus Terbakar, 3 Armada Damkar Dikerahkan
DEAL! Pemkab & Polres Enrekang Teken Komitmen: Harga Gas 3 Kg Dilarang Melebihi HET
Sikap Tegas DPC POSPERA Kota Tasikmalaya: Hadir untuk Rakyat, Kawal Persoalan Kesehatan hingga Agraria
Semarakkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi ke-64, PWRI Kawalu Buktikan Pensiunan Tetap Produktif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Cegah Konflik Lahan, Pemkab Pakpak Bharat dan Dairi Tertibkan Kawasan Eks PBPH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:38 WIB

SMK KBU Gelar Karnaval, Siswa-Siswi Tampilkan Beragam Busana Kreatif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

GAS 3 KG LANGKA? Diskusi Panas Mantan dan Anggota DPRD: Stok Harus Ditambah Karena Dipakai Petani

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:18 WIB

117 SHM PTSL Diduga Cacat Hukum, Tanah Ulayat Dayak Maanyan ‘Dialihkan’ ke Karyawan Perusahaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Lahan Gambut dan Gudang Ban Bekas di Sukarindik Tasikmalaya Hangus Terbakar, 3 Armada Damkar Dikerahkan

Berita Terbaru

Berita terbaru

SMK KBU Gelar Karnaval, Siswa-Siswi Tampilkan Beragam Busana Kreatif

Rabu, 12 Agu 2026 - 12:38 WIB