Tasikmalaya, MNP – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, mengalami momen tak terduga sesaat setelah meninggalkan lapangan upacara pada pembukaan Jambore Cabang III (Jamcab III) di Pasir Pataya.
Dua orang siswa peserta Jambore mendekatinya untuk meminta tanda tangan. Salah satu siswa tersebut adalah Sibli Alman (12), peserta penggalang asal kontingen Bungursari.
Dengan antusias, Sibli langsung menghampiri H. Muhammad Yusup untuk meminta tanda tangannya di kaos yang ia kenakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat senang sekali mendapat tanda tangan beliau,” ujar Sibli dengan wajah penuh kegirangan, sambil memperlihatkan kaos yang sudah ditandatangani oleh Ketua Kwarcab.
Jambore Cabang III Kota Tasikmalaya resmi dibuka oleh H. Muhammad Yusuf pada Jumat, 9 Agustus 2024. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari.
Kegiatan dari 9 hingga 11 Agustus 2024, ini diikuti oleh peserta pramuka penggalang dari SD dan SMP yang berasal dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya. Selain itu, juga diadakan kegiatan Raimuna Kanira IV yang melibatkan peserta penegak.
“Peserta kita yang seribu lebih pada kegiatan ini, mudah-mudahan semuanya sehat dan bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai,” ujar H. Muhammad Yusuf.
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar Surahman, yang turut hadir, menyampaikan harapannya agar anak-anak yang mengikuti kegiatan ini dapat mengembangkan potensi yang dibutuhkan Indonesia saat ini.
Ikah Wastikah, S.Pd., selaku Ketua Kwartir Ranting Bungursari, mengungkapkan bahwa kontingennya mengirimkan sembilan regu penggalang, dengan masing-masing regu terdiri dari delapan peserta serta satu pembina pendamping.
Selain itu, Bungursari juga mengirimkan dua sangga penegak, dengan masing-masing sangga terdiri dari delapan peserta.
Menurut panitia kegiatan, Dikri Badru Zaman, M.Pd., jumlah peserta penggalang yang terdaftar mencapai 1.070 orang, belum termasuk peserta penegak.
Diharapkan, Jambore Cabang III dan Raimuna Kanira IV tingkat Kota Tasikmalaya ini dapat menjadi ajang pertemuan Pramuka untuk melatih kemandirian, serta menjadikan para pramuka sebagai individu yang kreatif, inovatif, dan berdaya guna.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan