Tasikmalaya, MNP – Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya menggelar Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan, Kamis (11/09/2025).
Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan di tingkat kelurahan melalui Pembinaan Peningkatan Kinerja Lembaga Kemasyarakatan.
Kegiatan ini diikuti oleh ketua RT, RW, serta Linmas dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang, dan akan berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jum’at.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
H. Yanyan, Kasipem Trantib Kelurahan Sukajaya menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Camat Bungursari, Ketua ARWT Kota Tasikmalaya, serta unsur Karang Taruna tingkat kecamatan.
Adapun kata Yanyan, tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas serta keahlian RT dan RW dalam mengayomi masyarakat.
“Dengan adanya pembekalan dari berbagai narasumber, diharapkan para peserta dapat menambah wawasan dan kemampuan dalam menjalankan fungsi kelembagaan di lingkungannya,” katanya.
Sementara itu, Camat Bungursari Sodik Sunandi, menyampaikan, kegiatan ini menjadi ajang berbagi pemahaman terkait peran strategis RT dan RW dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan pihak kelurahan.
“Alhamdulillah untuk triwulan ke-3 dan ke-4 ini Kelurahan Sukajaya melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan ketua RT, RW, dan Linmas,” kata Sodik.
Tujuannya lanjut dia, adalah berbagi pemahaman tentang peranan strategis RT dan RW sebagai mitra kelurahan dalam pelayanan masyarakat. Karena yang paling tahu kondisi lapangan adalah RT dan RW.
“Sehingga diharapkan mereka mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, termasuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan siskamling,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan H. Odang Saepudin, Ketua ARWT Kota Tasikmalaya, yang mengapresiasi langkah Kelurahan Sukajaya dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, tidak semua kelurahan memiliki inisiatif serupa, padahal RT dan RW merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah.
Odang menyampaikan terima kasih kepada Camat, Lurah Sukajaya, Pokmas, dan LPM yang sudah berinisiatif melaksanakan program kelembagaan ini. RT dan RW harus ditunjang kapasitasnya.
“Karena maju mundurnya lembaga sangat bergantung pada empat unsur: niat yang baik, ilmu, sabar, dan ikhlas,” jelas Odang.
Materi yang disampaikan hari ini tentang Perwalkot dan perda menjadi modal penting bagi RT dan RW dalam menjalankan fungsinya.
Lantaran itu, Odang menyebut bahwa peningkatan kualitas SDM RT dan RW juga harus terus didorong, termasuk melalui pendidikan formal.
ARWT menawarkan kesempatan kuliah dengan potongan 50% di IAIT, karena Odang ingin SDM RT dan RW meningkat.
“Harapannya, pemerintah juga bisa memberikan beasiswa atau reward sebagai bentuk dukungan terhadap peran mereka di masyarakat,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan