Tasikmalaya, MNP – Festival Pendidikan merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD).
Seperti halnya di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, tahun 2025 ini kembali menggelar Festival Pendidikan yang berlangsung di SDN Sukamulya, Senin (10/02/2025).
Hidayatul Anwar S.Pd. Koordinator Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Bungursari mengatakan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian perlombaan siswa diantaranya ada FLS2N, FTBI, O2SN dan SAPTA PAI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini adalah kegiatan FTBI yang diselenggarakan tiap tahun di tingkat kecamatan sampai ke tingkat provinsi,” jelas Hidayatul Anwar.
Sebelumnya pada Minggu kemarin sudah dilaksanakan FLS2N, yang diikuti semuanya SD se-kecamatan Bungursari dengan jumlah 16 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta.
“Semuanya mengikuti, ada 7 mata lomba yang pertama ada pupuh, wanoja jajaka kemudian Borangan/Ngabodor, Sorangan, Calon, Ngadongeng, Aksara Sunda, Biantara, dan maca sajak,” jelasnya.

Tujuan penyelenggaraan FTBI untuk merevitalisasi menanamkan nilai budaya daerah ke anak didik. Apalagi ini merupakan program dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, bahwa yang termasuk tunas bahasa ibu adalah bahasa Sunda.
“Ya, sebetulnya di mana penyelenggaraan FTBI bermula berawal dari kekhawatiran, bahasa daerah mulai punah, karena sudah tidak digunakan lagi sebagai bahasa ibu. Maka dengan pengenalan budaya sunda diharapkan bahasa ibu yang di miliki oleh anak itu tidak hilang,” ungkapnya.
Cucu Juariah S.Pd Ketua Pelaksana kegiatan mengucapkan alhamdulillah FTBI bisa berjalan lancar sebagai sarana untuk Ngamumule Budaya Sunda.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini bisa membuat karakter anak menjadi peka, karena dengan seni akan memperhalus rasa, sehingga anak itu berkarakter yang baik,” tandas Cucu Juariah.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan