Kegiatan FTBI se-kecamatan Bungursari Berjalan Lancar, Sarana ‘Ngamumule’ Bahasa Sunda

Senin, 10 Februari 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Festival Pendidikan merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD).

Seperti halnya di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, tahun 2025 ini kembali menggelar Festival Pendidikan yang berlangsung di SDN Sukamulya, Senin (10/02/2025).

‎Hidayatul Anwar S.Pd. Koordinator Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Bungursari mengatakan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian perlombaan siswa diantaranya ada FLS2N, FTBI, O2SN dan SAPTA PAI.

“Hari ini adalah kegiatan FTBI yang diselenggarakan tiap tahun di tingkat kecamatan sampai ke tingkat provinsi,” jelas Hidayatul Anwar.

Sebelumnya pada Minggu kemarin sudah dilaksanakan FLS2N, yang diikuti semuanya SD se-kecamatan Bungursari dengan jumlah 16 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta.

“Semuanya mengikuti, ada 7 mata lomba yang pertama ada pupuh, wanoja jajaka kemudian Borangan/Ngabodor,   Sorangan, Calon, Ngadongeng, Aksara Sunda, Biantara, dan maca sajak,” jelasnya.

‎Tujuan penyelenggaraan FTBI untuk merevitalisasi menanamkan nilai budaya daerah ke anak didik. Apalagi ini merupakan program dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, bahwa yang termasuk tunas bahasa ibu adalah bahasa Sunda.

“Ya, sebetulnya di mana penyelenggaraan FTBI bermula berawal dari kekhawatiran, bahasa daerah mulai punah, karena sudah tidak digunakan lagi sebagai bahasa ibu. Maka dengan pengenalan budaya sunda diharapkan bahasa ibu yang di miliki oleh anak itu tidak hilang,” ungkapnya.

Cucu Juariah S.Pd Ketua Pelaksana kegiatan mengucapkan alhamdulillah FTBI bisa berjalan lancar sebagai sarana untuk Ngamumule Budaya Sunda.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini bisa membuat karakter anak menjadi peka, karena dengan seni akan memperhalus rasa, sehingga anak itu berkarakter yang baik,” tandas Cucu Juariah.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru