FTBI jenjang SD Tingkat Kec Bantarkalong, Ciptakan Sekolah Berbudaya

Rabu, 14 September 2022 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dalam rangka membekali perserta didik untuk menjadi generasi emas 2045 yang memiliki jiwa Pancasila dan mewujudkan penerapan pendidikan karakter yang baik.

Pemerintah mendorong untuk peningkatan literasi dasar, kompetensi berpikir, kritis, kreatif, komunikatif dan kolaborasi generasi muda.

Salah satunya Pemerintahan kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sektor menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tahun 2022.

Kegiatan akbar dibidang seni dan budaya ini melibatkan seluruh siswa siswi di jenjang sekolah dasar dan menengah yang dilaksanakan di GOR PGRI kecamatan Bantarkalong, Rabu (14/09/2022).

Sebanyak 23 sekolah dasar yang berada di wilayah kecamatan Bantarkalong mengikuti kegiatan kegiatan FTBI tingkat kecamatan dengan mata lomba Pupuh, Bintara, Maca Sajak, Ngadongeng, Borangan, Calis Aksun dan Nulis Carpon.

Kegiatan tersebut dibagi empat lokasi yang berbeda diantaranya di GOR PGRI, Aula Parwisi, SDN 1 Parhon dan di ruang KGB.

Toto Ruhianto Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan, Festival Tunas Bahasa Ibu ini merupakan tahun kedua, karena dulu namanya Rasenda, tapi isinya masih tetap sama yaitu memperlombakan seni seni kasundaan untuk memperebutkan Piala Tropi perwakilan tingkat Kabupaten.

“Saya berharap, setelah lomba ini akan muncul ‘patandang’ yang bisa berbicara di tingkat kabupaten Tasikmalaya dan provinsi untuk membawa nama baik kecamatan Bantarkalong, khususnya kabupaten Tasikmalaya,” harap Toto.

Ditempat sama, Asep S.Pd,MM Ketua PC PGRI kecamatan Bantarkalong menitipkan supaya kegiatan lomba ini dilaksanakan dengan terbuka dan sportif.

“Carilah bibit bibit untuk duta di tingkat kabupaten nanti yang berkualitas, bisa dipertanggung jawabkan atas prestasinya,” ungkap Asep.

Kata dia, untuk kegiatan berikutnya tidak hanya disini saja, tapi ada juga kegiatan di lapangan dan di tiap sekolah, itu harus terus dilaksanakan baik satu Minggu sekali sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati oleh sekolah.

“Supaya bibit bibit anak dibidang seni bisa berbudaya penuh di sekolah dengan berlatih secara kontinyu akan terbentuk prestasi anak yang handal juga jadi motivasi untuk seluruh orang tuanya mendukung program sekolah,” pungkasnya. (Tasik9).

Loading

Berita Terkait

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan
GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe
Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa Sukajadi
Sidang Kasus Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator SL, Tiga Saksi Beberkan Keterangan 
Babak Baru Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Pedagang Bakso, Naik Tahap Penyidikan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22 WIB

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:37 WIB

Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:26 WIB

FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru