Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Akses jalan menuju SMA Negeri 11 Kota Tasikmalaya kembali menuai masalah.

Pihak pemilik lahan nekat menutup jalan yang selama ini menjadi akses alternatif aktivitas sekolah.

Hal itu akibat kekecewaan atas janji pembayaran lahan seluas 12 bata beserta satu unit rumah yang tak kunjung direalisasikan.

Pemilik lahan, Leni, menjelaskan bahwa penggunaan tanah miliknya sebagai akses jalan ke SMAN 11 Kota Tasikmalaya awalnya hanya didasari janji secara lisan tanpa adanya ikatan perjanjian tertulis.

“Awalnya hanya janji lisan bahwa rumah dan lahan milik saya diminta untuk dijadikan akses jalan ke SMAN 11, dengan nilai kesepakatan akan dibayar sebesar Rp650 juta. Namun, sampai saat ini janji tersebut sama sekali tidak ada realisasinya,” ungkap Leni saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (05/11).

Langkah tegas penutupan jalan ini diambil Leni setelah dirinya mendatangi dan mempertanyakan kepastian pembayaran tersebut kepada Kepala SMAN 11 Kota Tasikmalaya.

Namun, pihak kepala sekolah menyatakan tidak tahu-menahu mengenai komitmen atau perjanjian masa lalu tersebut.

Bahkan, pihak sekolah mempersilakan pemilik tanah jika ingin menutup kembali akses jalan di atas lahan pribadinya.

Sengketa akses jalan yang tak kunjung usai ini memicu keprihatinan dari kalangan kontrol sosial di Kota Tasikmalaya.

Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Keuangan Rakyat (GAPURA), Tatang Sutarman alias Tatang Toke, menyayangkan lambatnya penanganan dari pihak pemerintah dan instansi terkait.

Tatang Toke merasa ikut prihatin kenapa persoalan akses jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya ini tidak kunjung selesai.

“Aksi penutupan oleh pemilik lahan pasti ada latar belakangnya. Sangat wajar pemilik lahan bersikap tegas seperti itu jika memang haknya belum dibayar oleh pihak pemerintah,” tegas Tatang Toke.

Persoalan akses jalan pada fasilitas pendidikan publik ini membutuhkan penanganan konkret dan win-win solution dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Daerah.

“Ya, agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 11 Kota Tasikmalaya tidak mengorbankan hak-hak keperdataan warga pemilik lahan,” pungkas Tayang Toke.

Sampai berita ini diterbitkan, Redaksi Media Nasional Potret tahun membuka ruang hak jawab, koreksi, bagi sejumlah pihak yang ingin memberikan klarifikasi.

Loading

Penulis : Red

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan
Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu
Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terbaru