Kasus Pemukulan Pemulung di Inhu Belum Tuntas, Keluarga Korban Minta Polisi Tegas

Selasa, 23 September 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hulu, MNP – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang Pemulung di kilometer 4 Kelurahan Pematang Rebah Kecamatan Pematang Rebah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, hingga kini belum menemukan titik terang meski sudah lebih dari satu bulan dilaporkan ke pihak kepolisian, Selasa (23/09/2025).

Korban bernama Mesirina Hura, seorang wanita pemulung asal Kabupaten Kampar, menjadi korban pemukulan di Km 4, Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Peristiwa itu terjadi pada 15 Agustus 2025 lalu.

Pelaku yang disebut bernama Basrun Untan hingga kini belum ditangkap meski laporan sudah dimasukkan ke Polsek Rengat Barat. Korban dan keluarganya mengaku kecewa karena proses hukum berjalan lambat dan diduga berlarut-larut di tingkat penyidik.

Kasus ini sempat difasilitasi lewat jalur mediasi oleh Polsek Rengat Barat dengan menghadirkan kedua belah pihak, disaksikan Ketua RW Km 4.

Namun mediasi berjalan tanpa hasil karena pihak korban menuntut ganti rugi atas kerugian materil dan imateril, sementara pelaku mengaku tidak sanggup memenuhi tuntutan tersebut.

“Karena tidak ada titik terang, kami minta kasus ini diproses hukum secara tegas. Jangan ada permainan, kami keluarga kecil. Aparat penegak hukum jangan takut untuk menegakkan keadilan,” tegas pihak keluarga korban saat dikonfirmasi awak media.

Sebelum laporan resmi dibuat, korban dan awak media sempat mendapat perkataan menantang dari pelaku. Basrun Untan diduga sempat melontarkan ucapan bernada intimidasi dengan mengatakan bahwa ia juga memiliki “beking” dari kepolisian.

“Kamu siapa? Polisi ya? Kalau mau melapor silakan. Saya juga punya kawan polisi di Polsek Rengat Barat,” ujar Basrun seperti ditirukan pihak korban.

Ucapan itu membuat korban merasa semakin tertekan, namun tetap melanjutkan laporan ke pihak kepolisian.

Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka sudah melengkapi syarat laporan, mulai dari hasil visum et repertum (pisum) hingga pemeriksaan di UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak). Namun, hingga memasuki 23 September 2025, pelaku masih belum ditahan.

“Sudah sebulan lebih sejak 15 Agustus. Semua berkas sudah lengkap, visum sudah keluar, korban sudah diperiksa. Tapi pelaku tidak ditangkap. Kami khawatir ada permainan dari penyidik Polsek Rengat Barat,” kata keluarga korban.

Keluarga korban dan sejumlah pihak mendesak agar Kapolres Indragiri Hulu serta Kapolda Riau turun tangan memberi atensi dan ketegasan kepada jajaran Polsek Rengat Barat.

“Harapan kami, bapak Kapolres dan bapak Kapolda Riau memberikan perhatian khusus agar pelaku ditangkap dan kasus ini diproses sebagaimana hukum yang berlaku. Jangan sampai ada kesan hukum bisa dipermainkan hanya karena pelaku merasa punya beking,” ujar keluarga korban.

Kini, keluarga dan korban masih menunggu keadilan serta tindak lanjut kepolisian terhadap kasus dugaan penganiayaan ini.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Persiapkan Strata Kepengurusan, DPC PKB Pakpak Bharat Gelar Musyawarah Penataan DPAC
Kejuaraan Gateball PGRI Cibeureum: Melahirkan Atlet Berprestasi Kalangan Pendidik
Cegah Karhutla, Bupati Barito Timur Minta Semua Pihak Bergerak Cepat
Kades Campaka Optimistis Genjot PBB, Imbau Warga Lapor Setiap Transaksi Jual Beli Tanah
Terlibat Cekcok di Pasar Ciawitali Garut, Polisi Ringkus Empat Pemuda Diduga Mabuk
Restrukturisasi Massal, PWI Sulsel Soroti Kepengurusan Bone, Soppeng dan Wajo
Cucu Darmawati Kembali Pimpin Garnita Malahayati NasDem Kota Tasikmalaya
Dermaga Kuala Mulya–Tanjung Sari Nyaris Ambruk, Pemerintah Jangan Tunggu Korban Jiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Persiapkan Strata Kepengurusan, DPC PKB Pakpak Bharat Gelar Musyawarah Penataan DPAC

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Kejuaraan Gateball PGRI Cibeureum: Melahirkan Atlet Berprestasi Kalangan Pendidik

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Cegah Karhutla, Bupati Barito Timur Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Kades Campaka Optimistis Genjot PBB, Imbau Warga Lapor Setiap Transaksi Jual Beli Tanah

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Terlibat Cekcok di Pasar Ciawitali Garut, Polisi Ringkus Empat Pemuda Diduga Mabuk

Berita Terbaru