Kabupaten Garut Optimistis Tingkatkan Level SPIP Terintegrasi

Rabu, 16 April 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pemerintah Kabupaten Garut tengah berupaya keras untuk meningkatkan level Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) terintegrasi dari level 3 menuju level 4.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Garut, Natsir Alwi, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Inspektorat, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (15/4/2025).

Nasir menyebut, hasil evaluasi dari Tim Koordinasi Penyelenggaraan (TKP) menunjukkan bahwa level SPIP Kabupaten Garut sebenarnya sudah berada di atas level 3.

“Namun, untuk mencapai level 4, diperlukan penyempurnaan melalui pemenuhan eviden-eviden yang dibutuhkan,” ujar Natsir.

Dirinya berharap agar upaya ini dapat mengantarkan Kabupaten Garut, khususnya dalam implementasi SPIP terintegrasi, menuju level yang lebih tinggi.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, telah disusun rencana aksi yang berfokus pada pencapaian SPIP di Kabupaten Garut.

Rencana aksi ini bertujuan untuk memastikan program dan kegiatan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan dan direncanakan, serta selaras dengan visi misi Bupati Garut.

Natsir menambahkan beberapa target yang ingin dicapai melalui peningkatan level SPIP ini, diantaranya adalah: 1) kegiatan di Pemerintahan Daerah berjalan dengan efektif dan efisien; 2) penyelenggaraan pengelolaan keuangan yang baik; 3) pengamanan aset-aset daerah dan negara; serta 4) kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Terakhir, ia menekankan bahwa implementasi SPIP bukan hanya menjadi kewajiban Inspektorat semata, melainkan tanggung jawab seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penyelenggara urusan Pemerintah Daerah.

“Setiap SKPD wajib melaksanakan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko agar penyelenggaraan urusan pemerintahan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan ekonomis,” pungkasnya.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Diskominfo Kabupaten Garut

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB