Enrekang, MNP – Marwan Mansyur yang baru kurang dari seminggu menjadi PJ Bupati Enrekang langsung mengambil langkah cepat untuk mendeteksi keadaan kas di semua Organisasi Perangkat Daerah.
Seperti yang diketahui bahwa belanja pengeluaran sedikit ramai dan itu menjadi fokus Marwan Mansyur dalam dua hari terakhir ini bersama BKAD, Inspektorat dan OPD teknis untuk bagaimana permasalahan belanja disisir kembali untuk ditinjau maka bisa dialihkan kembali ke belanja yang lebih penting dan wajib.
Hal ini disampaikan oleh PJ Bupati Enrekang Marwan Mansyur ketika di wawancarai oleh awak media setelah melakukan pengarahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemkab Enrekang yang berlangsung di ruang pola kantor Bupati Enrekang kelurahan Leoran Kecamatan Enrekang, Senin, (28/10/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Marwan juga menjelaskan bahwa dirinya bersama tim sedang mengkaji mengenai belanja yang harus dihadapkan dengan pendapatan sekaligus mengkritisi segi pendapatan.
“Tetapi untuk jangka pendek kita mencari sumber pendapatan yang baru yang kemungkinan ada cuman tidak tersentuh, nah inilah yang sedang kita kaji potensi sumber pendapatan yang baru,” ujarnya.
PJ Bupati Enrekang menyampaikan bahwa isu penjualan aset daerah untuk menyeimbangkan neraca APBD hal tersebut tidak akan dilakukan. “Saya tidak menginginkan itu terjadi,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Mat
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan