JNE Ngajak Online 2022, Wadah Kembangkan Pemasaran Digital UMKM Tasikmalaya

Kamis, 20 Oktober 2022 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Masa pandemi lalu, UMKM dilanda dengan berbagai halangan dalam bidang pemasaran. Perubahan pemasaran yang dialami menggerakan pegiat UMKM untuk dapat mengikuti era digitalisasi saat ini.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang ekspedisi, JNE menyadari kebutuhan UMKM terus berkembang. Hal ini menjadi dorongan diadakannya JNE Goll Aborasi Ngajak Online yang hadir di 60 Kota Besar Indonesia, termasuk Kota Tasikmalaya.

Membawakan tema Pemasaran Digital, Memaksimalkan Penjualan, webinar JNE Ngajak Online 2022 Kota Tasikmalaya dibuka dengan kehadiran Branch Manager JNE Tasikmalaya, Gerry Mardhani.

Dirinya menyebut, Webinar JNE Ngajak Online ini diharapkan dapat menjadi wadah dan langkah awal untuk para peserta dapat mengetahui atau bahkan meningkatkan pengetahuan bisnis online kedepannya.

“JNE siap mendorong UKM Tasikmalaya dalam meningkatkan penjualan dari sisi media online, terkhususnya di masa new normal ini,” ucap Gerry Mardhani, Kamis (20/10/2022).

Bersama kedua narasumber Reza Galih Permana selaku CEO Sheika Hijab dan Alan Maulana selaku Owner Id.Kiddys, webinar mengupas pengalaman dan pelajaran yang dialami keduanya sebagai pegiat UMKM Tasikmalaya.

Mengawali bisnis Sheika Hijab, Kang Reza menyadari 5 tangga bisnis seperti starting, profiting, systemizing, multiplying dan investing. Kelima tangga bisnis ini menjadi tolak ukur Kang Reza dalam mengembangkan bisnis yang bersamaan dengan berkembangkan digitalisasi.

“Saya menghadapi 5 tangga bisnis, starting mulai jualan, profiting memaksimalkan profit. Dari kedua ini rupanya kita juga bersamaan dengan boomingnya FB Ads dan Instagram, jadilah kita memanfaatkan itu sebagai acuan kami dalam memasarkan produk,” ujar CEO Sheika Hijab.

Hal ini rupanya juga dirasakan oleh Alan Maulana selaku Owner Id.Kiddys yang sedari awal terjun dalam bidang media dengan membuat bisnis jual-beli, “Kami jadikan jual-beli ini sebagai dasar brand kami berdiri. Dari situlah kami kembangkan dengan pemasaran secara digital untuk dapat menarik konsumen lebih banyak lagi,” ujarnya.

Namun, pemasaran digital ini tidak lepas dari segala pencobaan yang dialami kedua narasumber. Berbagai kendala pun dirasakan seperti pemasaran, produksi, dan distribusi yang dijadikan aspek dalam berbisnis menurut Alan Maulana.

“Yang perlu diperhatikan di era digital, kuncinya satu, yaitu fokus pada profesi yang sedang dilakukan. Ada 3 aspek yang tidak semua orang punya; Marketing, Produksi, dan Distribusi. Ketiga aspek ini punya peluang masing-masing untuk menghasilkan revenue. Belum tentu pebisnis memiliki ketiganya. Oleh karena itu, kita dapat kembangkan bisnis dengan berkolaborasi atau cari mitra sesuai kebutuhan,” tegas Alan Maulana.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik, JNE siap membantu UMKM dalam pengembangan bisnis di era digitalisasi. “Hal ini kami buktikan dengan mengajak UMKM untuk berkolaborasi dan belajar dalam mengembangkan bisnis online, dengan mengadakan webinar ini, menjadi salah satu bukti JNE mendukung UMKM untuk maju dalam pemasaran digital”, tutut Alan.

Sebagai informasi, Tasikmalaya merupakan kota ke-50 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Tasikmalaya, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Tanjungpinang pada 21 Oktober 2022. (Rilis JNE)

Contact Person:

Richy Fatma Salsabila

Corporate Communication

0878 3602 9911

richy.salsabila@markplusinc.co

Loading

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru