Jangan Turun ke Danau, Manager Site Priangan Pastikan Wisata Galunggung Aman

Kamis, 16 Maret 2023 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Longsor Dinding Ari Gunung Galunggung yang ramai diberitakan beberapa media online belum lama ini tidak akan berdampak kepada aktivitas masyarakat.

Manager Site Priangan Sumarsono mengatakan, longsor tersebut merupakan kejadian susulan bervolume sangat banyak dari bekas longsoran tahun 2017 dulu.

“Longsor tersebut sangat tidak membahayakan, karena area longsor sangat jauh dari tempat rekreasi, dengan catatan wisatawan jangan turun ke area danau,” ungkap Sumarsono, Kamis (16/03).

Dia menyebut, sebagai petugas di lokasi wisata ini pihaknya telah memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar tidak panik, karena kawasan wisata ini aman untuk dikunjungi.

“Kenapa saya bilang seperti itu, karena jarak longsor dengan area wisata sangat jauh sekitar 1,5 kilo meter,” jelas saat dikonfirmasi via telepon.

Selain itu kata Sumarsono, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan penanggulangan terkait gunung Galunggung itu sendiri dan penanganan gunung api.

“Kami berkoordinasi dengan badan vulkanologi dan menurut mereka bahwa gunung api Galunggung dalam keadaan aman (Level 1),” sebut Sumarsono.

“Jadi Gunung Galunggung aman untuk dikunjungi untuk berwisata, asalkan pengunjung taat peraturan yang dikeluarkan petugas dan yang terpenting jangan turun ke danau,” pungkasnya.

Sementara itu, Yudhy Djuhara
Staff Pengamatan Gunungapi Galunggung Badan Geologi – PVMBG menjelaskan, aktivitas Gunung api Galunggung saat ini masih normal atau aktif normal.

“Jadi dengan adanya longsor di barat daya danau kawah Galunggung tidal mempengaruhi terhadap aktivitas Gunungapi Galunggung,” ungkapnya.

“Wisatawan masih diperbolehkan untuk berkunjung dengan catatan tidak menuruni danau kawahnya, karena di khawatirkan masih terjadi longsoran,” tutupnya. (Insani).

Loading

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru