Hujan Ektrim Sebabkan Longsor di Beberapa Titik Ruas Jalan Bayah-Cokotok

Jumat, 23 September 2022 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, MNP – Akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi Jum’at (23/9/2022), sekira pukul 12:30 hingga 16:00 WIB telah mengakibatkan terjadi longsor di dua titik jalan Provinsi Banten ruas Bayah – Cikotok Km 07.

Bencana yang terjadi di Kampung Bantar Gadung Desa Suwakan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten ini, material longsoran menutupi sebagian jalan, hingga menimbulkan terhambatnya arus lalu lintas Bayah -Cikotok.

Selain telah mengakibatkan longsor, hujan deras yang disertai angin tersebut juga mengakibatkan satu tiang listrik roboh menutupi jalan raya.

Saat wartawan mengabarkan terjadinya longsor yang menutupi jalan tersebut, Kasi Jembatan dan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Kabupaten Lebak H. Firman mengaku sudah memerintahkan petugas untuk menginventarisir titik-titik terjadinya longsor.

“Iya tadi Tim Penilik lagi di atas, inventarisir titik-titik longsor,” terang H. Firman.

Dari pantauan awak media, terlihat petugas dari Dinas PUPR Provinsi dan PLN tengah melakukan pemantauan dan pengambilan dokumentasi.

Dan di lokasi tersebut tampak hadir anggota Koramil 0315/Bayah Serma Imam yang turut membantu mengatur arus lalu-lintas yang terganggu akibat longsoran tanah yang menutupi sebagian jalan raya.

Ditempat kejadian nampak juga petugas PLN menangani kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) yang diakibatkan tebing longsor, sehingga tiang patah tertimpa pohon tumbang dan kabel terganggu.

Personil gangguan wilayah Tegal Lumbu Agus Purwadi dan anggota ikut membantu. Dia menyebut, kalau ini wilayah gangguan Bayah, pihaknya di tugaskan langsung oleh pimpinan untuk segera membantu menangani kabel SUTM dan tiang yang roboh.

“Kabel SUTM bisa teratasi dengan waktu kurang lebih 2 jam, untuk memberikan pelayanan yang maksimal, kalaupun cuaca hujan tetap kami kerjakan,” kata Agus. (Spy).

Loading

Berita Terkait

GAS 3 KG LANGKA? Diskusi Panas Mantan dan Anggota DPRD: Stok Harus Ditambah Karena Dipakai Petani
117 SHM PTSL Diduga Cacat Hukum, Tanah Ulayat Dayak Maanyan ‘Dialihkan’ ke Karyawan Perusahaan
Lahan Gambut dan Gudang Ban Bekas di Sukarindik Tasikmalaya Hangus Terbakar, 3 Armada Damkar Dikerahkan
DEAL! Pemkab & Polres Enrekang Teken Komitmen: Harga Gas 3 Kg Dilarang Melebihi HET
Sikap Tegas DPC POSPERA Kota Tasikmalaya: Hadir untuk Rakyat, Kawal Persoalan Kesehatan hingga Agraria
Semarakkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi ke-64, PWRI Kawalu Buktikan Pensiunan Tetap Produktif
Rapat Perdana Usai Dilantik, Dr. Aspa Muji Pimpin Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jeneponto
DPRD dan Mahasiswa Desak Kejelasan Aturan Minyak Jelantah SPPG di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

GAS 3 KG LANGKA? Diskusi Panas Mantan dan Anggota DPRD: Stok Harus Ditambah Karena Dipakai Petani

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:18 WIB

117 SHM PTSL Diduga Cacat Hukum, Tanah Ulayat Dayak Maanyan ‘Dialihkan’ ke Karyawan Perusahaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Lahan Gambut dan Gudang Ban Bekas di Sukarindik Tasikmalaya Hangus Terbakar, 3 Armada Damkar Dikerahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:24 WIB

DEAL! Pemkab & Polres Enrekang Teken Komitmen: Harga Gas 3 Kg Dilarang Melebihi HET

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Sikap Tegas DPC POSPERA Kota Tasikmalaya: Hadir untuk Rakyat, Kawal Persoalan Kesehatan hingga Agraria

Berita Terbaru