PAKPAK BHARAT, MNP – Setelah tiga hari melakukan upaya pencarian intensif, Polres Pakpak Bharat bersama tim gabungan dan masyarakat akhirnya berhasil menemukan Yanti Banurea (26), warga Dusun Cubancer, Desa Kaban Tengah, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu lalu.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Lae Kombih, Dusun Perolihen, Kecamatan STU Jehe, Selasa (10/02/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Amron Simanullang, S.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait atas dedikasi mereka dalam proses pencarian ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses evakuasi jenazah dari lokasi penemuan berlangsung cukup dramatis. Personel Polres Pakpak Bharat, Polsek Sukaramai, TNI, BPBD, Tagana, hingga Pemerintah Desa dan Kecamatan bahu-membahu mengevakuasi korban dari area sungai yang memiliki medan curam dan terjal.
Setelah berhasil diangkat, jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Sibande untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).
Proses pemeriksaan ini disaksikan langsung oleh pihak keluarga, Kasat Reskrim Iptu Pernandos T. Manik, S.H., Camat STU Jehe Mike Baskara Ujung, S.Stp., serta tim identifikasi Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat.
Berdasarkan hasil VER luar yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Sibande Saprida Eriyanti, Str.Keb., dan dr. Ripka Haulia Sitinjak, kondisi jenazah masih dalam keadaan utuh. Tim medis menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur tindak pidana pada tubuh korban.
Pihak keluarga menerangkan bahwa korban selama ini mengidap depresi berat dan merupakan pasien tetap dokter psikiater di RSUD Sidikalang.
Mengingat lokasi rumah korban yang berada di bantaran sungai, diduga korban terjatuh ke aliran Lae Kombih saat penyakitnya kambuh.
Keluarga korban secara resmi menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan terkait keputusan tersebut.
Usai proses administrasi selesai, Polres Pakpak Bharat menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga yang disaksikan oleh Sekretaris Desa untuk dilakukan pemulasaraan dan pemakaman secara syariat Islam.
“Kami berterima kasih atas partisipasi masyarakat dalam pencarian ini. Sinergi antara Polri, TNI, dan warga sangat luar biasa sehingga korban dapat segera ditemukan dan dikembalikan kepada keluarga,” pungkas AKP Amron Simanullang.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan