Soal Fasum Dijadikan Bangunan, Komisi III: Ini Kado untuk Walikota Tasikmalaya
Tasikmalaya, MNP – Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Anang Sapa’at, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bangunan yang berada di depan pasar Padayungan, bersama GIBAS Kota Tasikmalaya beserta para OPD terkait, Kamis (27/02/2025).
Anang Safaat mengaku telah mendapatkan aspirasi yang sangat berharga untuk berbenah di kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satunya adalah fasilitas umum (Fasum) dijadikan bangunan sehingga menjadi sangat tidak nyaman dan mengganggu selokan karena bangunan bangunan diatasnya.
“Bahkan di atas juga ada kabel kabel yang sangat dekat dengan bangunan ini. Saya mengira bahwa ini pasti tidak berijin karena ini banyak pelanggaran,” kata Anang Safaat.
Dengan adanya laporan ini, pihaknya akan segera melaporkan hasil Sidak tersebut kepada pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya.
“Saya akan segera bertindak cepat dari komisi III akan melakukan penyampaian kepada ketua DPRD kota Tasikmalaya untuk bertemu dan duduk bersama dengan Walikota dan Wakil Walikota,” ujar Anang Safaat.
“Ini bukan lagi tugas OPD OPD, ini sudah tugas walikota yang harus menurunkan kebijakan atau ketegasan karena ini sudah lama, saya dengar tadi informasi dari GIBAS ini dari tahun 1996,” tegasnya.
Sebagai anggota DPRD, Anang Safaat bertanya tanya, kenapa ini dibiarkan, makanya ini akan menjadi kado bagi Walikota dan Wakil Walikota yang baru untuk segera di utamakan.
Dikatakan Anang, temuan ini akan secepatnya bahkan menargetkan satu Minggu untuk bisa memberhentikan sementara pekerjaan pembangunan tersebut.
“Walikota setelah menerima surat dari DPRD atau segera di segel dan harus di selesaikan secepatnya, apapun bentuk tindakannya dan itu adalah aset kota ketika pembanguan dan target seminggu besok action ke wali dan wakil walikota,” beber Anang Safaat.
Di tempat sama H. Agus Ridwan Ketua Resort Gibas Kota Tasikmalaya mengatakan, pihaknya akan menagih janji kepada pihak pemerintah dan komisi III.
“Kami akan menagih janji ke komisi III yang mana tadi sudah terdengar bahwa beliau akan berkoordinasi dengan Walikota dan wakil walikota,” ucapnya.
Gibas Kota Tasikmalaya akan selalu memberikan dan membantu pemerintahan, karena ini sudah jelas pembangunan sangat melanggar aturan, baik dari trotoar dan selokannya.
Gibas meminta persoalan ini supaya jangan terlalu berdiam, seakan mengabaikan, karena pekerjaan pembangunan ini seakan akan dibantu oleh yang memegang pemangku kebijakan, seperti PUTR.
“Ya, karena PUTR yang lebih tau prosedurnya, seperti rekomendasi dan sebagainya,” cetusnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan