TASIKMALAYA, MNP – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tasikmalaya sukses menggelar resepsi peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya, Kamis (07/05/2026).
Mengusung tagline “Bersatu Berperan Untuk Negeri” dengan tema “Peran Agama dalam Membangun Perdamaian Mengurangi Konflik dan Memperkuat Persatuan”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Ketua PC GP Ansor Kota Tasikmalaya, Bubung Nizar, menyampaikan pesan mendalam terkait arah pembangunan kota. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menjalin kedekatan yang lebih erat dengan masyarakat agar kebijakan yang diambil lebih produktif dan inklusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami, pemerintah harus lebih dekat lagi dengan masyarakat. Bagaimana membangun Kota Tasikmalaya supaya lebih produktif dan bisa diterima oleh seluruh kalangan. Hal ini akan menjadi tolak ukur bagi masa depan Tasikmalaya,” ujar Bubung.
Bubung menegaskan bahwa posisi GP Ansor terhadap pemerintah bersifat dinamis. Di satu sisi Ansor siap bersinergi dan patuh terhadap kebijakan yang berpihak pada rakyat, namun di sisi lain tetap memposisikan diri sebagai mitra kritik.
“Ansor dengan siapapun selalu bersinergi. Kita taat dan mengikuti kebijakan pemerintah, tetapi bukan berarti tanpa kritikan. Mitra kritik adalah bagian dari peran kami terhadap pemerintah,” tegasnya.
Terkait pola komunikasi, ia menekankan prinsip ‘Koneksi Tanpa Spasi’. Prinsip ini bermakna membuka ruang komunikasi yang luas dan persuasif dengan seluruh elemen masyarakat di Kota Tasikmalaya.
Menanggapi hubungan komunikasi dengan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, Bubung menilai sejauh ini berjalan lancar meskipun tetap ada catatan evaluasi.
“Selama ini komunikasi dengan Wali Kota Alhamdulillah lancar, sekalipun masih ada kekurangan. Saya pribadi merasa wajib untuk mengoreksi pimpinan daerah, karena mau tidak mau, seorang pimpinan harus menerima kritikan dan saran dari rakyatnya,” tambahnya.
Peringatan Harlah kali ini juga diwarnai dengan aksi sosial yang selaras dengan angka usia organisasi, yakni pemberian santunan kepada 92 anak yatim. Selain itu, acara diisi dengan pemberian sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh dan pihak yang berkontribusi bagi kemajuan organisasi dan daerah.
Sebagai organisasi yang lahir sebelum kemerdekaan Indonesia, GP Ansor Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan berperan aktif bagi negeri.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan