Green Dharma Bhakti Pertiwi, Umat Hindu Rayakan Tumpek Uye Wujud Penguatan Ekoteologi di Pura Jagatkartta

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Green Dharma Bhakti Pertiwi, Umat Hindu Rayakan Tumpek Uye Wujud Penguatan Ekoteologi di Pura Jagatkartta

BOGOR, MNP – Umat Hindu menggelar Perayaan Hari Suci Tumpek Uye dengan tema “Green Dharma Bhakti Pertiwi Untuk Nusantara Jaya” sebagai wujud penguatan terhadap Ekoteologi, serta tanggung jawab keagamaan ummat terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidupnya.

Kegiatan ini dipusatkan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, Kp. Warung Loa, Jalan Nanas, Desa dan Kecamatan Tamansari Kab. Bogor. Lebih tepatnya di bawah puncak Gunung Salak Bogor, pada Jumat (6/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M. Si., selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu pada Kementerian Agama RI, dan dihadiri jajaran Ditjen Bimas Hindu, pimpinan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)-Pusat dan daerah, tokoh umat serta umat Hindu dari berbagai wilayah terdekat. Antusiasme Umat peserta acara tersebut terlihat jelas di seluruh area Pura.

Dalam kesempatan acara tersebut, Prof. I Nengah Duija menjelaskan. Bahwa Green Dharma merupakan kewajiban Ummat Hindu, untuk senantiasa menjaga keharmonisan berimbang antara Manusia, Alam, dan Tuhannya.

“Green Dharma ini adalah kewajiban Kami, sebagai Ummat Hindu dunia, untuk membuat Bumi Kita tetap Hijau. Momentum Tumpek Uye ini, merupakan sarana pemulihan terhadap alam, yakni untuk binatang juga tumbuh-tumbuhannya. Ini sejalan dengan arahan dari Presiden Kita, tentang program ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik atau Bersih, dan Indah,” jelasnya.

Dia menyampaikan, bahwa kegiatan Green Dharma itu dilaksanakan di dalam Dua Segmen Utama, yakni ada Pelepasan Satwa disertai penanaman pohon. Berupa pelepas liaran ratusan ekor burung dari berbagai jenis burung ke alam liar.

Hal itu dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, yang skala nasionalnya dipusat kan di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta. Untuk penanaman pohonnya pun, dilakukan dengan target 15 ribuan batang pohon untuk berbagai wilayah diseluruh Indonesia.

Selain itu, dalam kegiatan mereka tersebut dilakukan pula penyerahan peralatan pengelolaan dan peralatan penghancur sampah, hal itu sebagai upaya bersama mengatasi multi persoalan sampah. Mulai dari rumah ibadah, hingga ke berbagai lingkungan di masyarakat, khususnya di pelaksanaan upacara keagamaan.

“Sampah sering menjadi momok di setiap kegiatan, untuk khususnya di rumah ibadah. Nah, alat ini kita uji coba terlebih dahulu, jika ini terbukti efektif, kedepan akan Kami diterapkan di pura-pura lain, termasuk di DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ida Made Pidada, selaku Sekretaris DirJen Bimas Umat Hindu di Kementerian Agama RI, turut menegaskan. Bahwa Green Dharma merupakan bagian program prioritas Kementerian Agama, yang telah digagas oleh Menteri Agama RI, melalui metode pendekatan Ekoteologi.

“Green Dharma ini adalah turunan program prioritas Ekoteologi, yang menjadi bagian dari Asta Prioritas nya Kementerian Agama. Dan Tumpek Uye dimaknai sebagai pemulihan global terhadap ekosistem satwa, sedangkan Tumpek Bubuh pemulihan terhadap ragam tumbuh-tumbuhan. Dan ini semua implementasi nyata ajaran agama Kami, bukan sekadar kegiatan simbolik semata,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa ini tengah dilaksanakan serentak, di seluruh Indonesia, itu oleh Pembimas Kami, Lembaga Keagamaannya, oleh para Guru dan Penyuluh Agama Hindu, serta akan menjadi agenda rutin, setiap Enam bulan sekali.

Dan di dalam kesempatan tersebut pula, Bimas Hindu menghimbau seluruh Umat Hindu, untuk “mengurangi penggunaan” Plastik dalam pelaksanaan Upacara Keagamaan serta lebih mengedepankan dari bahan-bahan alami, yang lebih ramah lingkungan.

“Implementasi dari ajaran agama Kami, tidak hanya berhenti pada ritual, tetapi harus diwujudkan di dalam praktek nyata di kehidupan Kita sehari-hari. Dan untuk menjaga lingkungan selalu asri, Kita menanam pohon, memelihara Mata Air, serta melepasliarkan satwa tadi. Dari aktivitas sederhana ini tadi, akan terasa dampak besarnya 10, 20, hingga 30 tahun ke depan. Dan demi keberlanjutan alam, untuk Anak hingga Cucu Kita,” tandasnya.

Melalui giat Green Dharma Bhakti Pertiwi ini, Ummat Hindu itu diharapkan dapat menjadi bagian aktif dalam mendukung multi program pemerintah, sekaligus bisa menjaga keseimbangan di alam semesta, hal itu demi terwujudkannya Nusantara yang Hijau, bersih dan bisa berkelanjutan.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

MI Negeri 1 Tasikmalaya Gelar Tasyakuran Kelulusan Angkatan ke-67, Bertabur Prestasi Gemilang
Kemeriahan Peringatan 1 Muharam di Perum Mutiara Citra, Ada Pawai Obor dan Seni Calung
Masyarakat Desa Ciherang Bangkit Bergerak, Bangun Soliditas Swadaya Hadapi Kesulitan Bersama
Desa Trimomukti Resmi Jadi Desa BENAR, Polres Lamsel Perkuat Gerakan Perang Melawan Narkoba
Hadiri Penutupan MTQH XVI, Dandim 0612/Tasikmalaya Berikan Apresiasi Para Peserta
Kritik Revisi UU Polri, PC PMII Kota Tasikmalaya: Kekuasaan Tanpa Kontrol Adalah Ancaman
Penutupan MTQH XVI, Kota Tasikmalaya Targetkan Masuk 5 Besar Jabar
Reskrim Polsek Dusun Timur dan Satreskrim Polres Bartim Bekuk 2 Pelaku Pencurian Motor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:57 WIB

MI Negeri 1 Tasikmalaya Gelar Tasyakuran Kelulusan Angkatan ke-67, Bertabur Prestasi Gemilang

Senin, 15 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kemeriahan Peringatan 1 Muharam di Perum Mutiara Citra, Ada Pawai Obor dan Seni Calung

Senin, 15 Juni 2026 - 20:33 WIB

Masyarakat Desa Ciherang Bangkit Bergerak, Bangun Soliditas Swadaya Hadapi Kesulitan Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 19:45 WIB

Desa Trimomukti Resmi Jadi Desa BENAR, Polres Lamsel Perkuat Gerakan Perang Melawan Narkoba

Senin, 15 Juni 2026 - 19:23 WIB

Hadiri Penutupan MTQH XVI, Dandim 0612/Tasikmalaya Berikan Apresiasi Para Peserta

Berita Terbaru