Masyarakat Desa Ciherang Bangkit Bergerak, Bangun Soliditas Swadaya Hadapi Kesulitan Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, MNP – Kesadaran diri kolektif antar warga, serta pamong pemerintahannya di tingkat desa kini tampak kembali menggeliat, hal itu diperlihatkan kembali para perangkat dan masyarakat di desa Ciherang-Dramaga Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).

Di lingkup wilayah Rukun Tetangga, hingga lingkup Rukun Warga masyarakat desa Ciherang, warga dan para Ketua RT/RW kompak menggenjot pembangunan lingkungan mereka, secara gotong royong bergerak bersama, dengan kembali menggalakkan dan mengandalkan swadaya masyarakatnya, membangun lingkungan terumata infrastruktur jalan lingkungan mereka.

Seperti warga di Kampung Hegar Rasa RT 005/002, gotong royong bersama Ketua RT mereka, melanjutkan sisa pengerjaan pengecoran di jalan lingkungan mereka, yang pada beberapa waktu sebelumnya sempat tertunda, karena kendala kondisi, termasuk habisnya material bangunan yang mereka perlukan. Demikian yang dipaparkan salah seorang Ketua RT di sekitar lokasi giatnya tersebut, Kurniadi, kepada media ini.

“Pengerjaan Kami hari ini, sebetulnya melanjutkan pekerjaan sebelumnya yang sempat Kami tunda. Yaitu pengecoran jaling di wilayah Dua RT di RW 002 ini, pada tanggal 24 Mei 2026 yang lalu, sepanjang (sekitar 80 meter) dengan matrial Pasir 6 mobil Loost Back serta Semen 31 zak, sementara pekerjaan yang hari ini sisanya, sepanjang (sekitar 20 meter), matrial Pasir 1,5 Loost Back serta Semen 6 zak. Dana semua pekerjaan ini berasal dari para Donatur warga Kami, berupa iuran dari beberapa orang warga, berswadaya murni tanpa melibatkan unsur pemerintahan, termasuk anggarannya, Pak,” papar Kurniadi.

Di lingkup perangkat desanya, tidak kalah kompaknya berjuang, saling berkolaborasi rumuskan beragam inovasi, susun konsep hingga mewujudkan perencanaan menjadi pelaksanaan pembangunan yang nyata.

Dari pembangunan pisik, hingga mental spiritual warga masyarakatnya. Seperti yang terlihat oleh awak media ini di kantor desa Ciherang, dari kesibukan perangkat desa di sana.

Mulai dari Kades, hingga para Kepala Urusan dan jajaran lainnya, bahkan para pelajar yang sedang menjalankan PKL dari sekolahnya, pada hari yang sama, Senin (15/6/2026).

Banyak hal yang mereka bahas bersama untuk bisa merumuskan langkah apa yang akan ditempuh, mulai dari antisipasi hingga pada merealisasikan rencana, mereka bahas paripurna agar program lebih efektif, pengalokasian anggaran bisa lebih diefisienkan lagi, semuanya itu mengingat kondisi anggaran saat ini, yang cenderung lebih diefisiensikan oleh pemerintahan diatasnya. Sehingga memaksa pemerintahan tingkat desa ikut mengencangkan Ikat Pinggangnya, dengan memutar Otak mencari alternatif solusi anggaran serta pendapatan secara mandiri, sedangkan pembangunan desa harus terus berjalan.

Konteks pembangunannya tentu di segala bidang, dari bidang pengadaan pangan warganya yang terkategori prasejahtera, kesehatan, pendidikan formal informal hingga mental spiritualnya, infrastruktur serta sarana prasarana penunjangnya, semua masih memerlukan uluran tangan pemerintah di atasnya.

Meski demikian, tidak menyurutkan semangat juang mereka, dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi mereka selaku pamong masyarakatnya, dengan segala resikonya yang mungkin terpaksa harus mereka terima dan hadapi, dalam segala langkah mereka yang dibatasi sistem dan aturan.

Semangat juang tersebut mulai ditularkan secara perlahan tapi pasti, termasuk untuk memberi hak edukasi mental spiritual, ke segenap warga masyarakatnya di wilayah Desa Ciherang.

Termasuk untuk menggelar acara lepas sambut tahun 1447 ke tahun 1448 Hijriyah kali ini, yang diselenggarakan bersama secara swadaya oleh perangkat pemerintahan, bersama warga masyarakat desa Ciherang. Hal itu disampaikan Kepala Desa Ciherang, Suherwin, S.H., selaku Penanggungjawab acara, serta Ikin, selaku Ketua Panitia acaranya, di kantor desa Ciherang, hari Senin Siang (15/6/2026).

Keduanya mengatakan, bahwa gelaran acara tersebut sebagai wujud kecintaan warga mereka pada ajaran agama Islam, yang sudah selalu diselenggarakan sebagai agenda rutin tahunan.

Panitia penyelenggara acara itu diputar secara bergiliran setiap tahunnya, dengan melibatkan segenap unsur perangkat desa, unsur kelembagaan wilayah desanya, hingga pengurus dan anggota MUI desa, para Kader IPSM dan unsur masyarakat di luar yang disebutkan diatas tadi, semuanya kompak bahu membahu mewujudkan terselenggaranya acara, di bawah pertanggungjawaban Kepala Desa.

Ditanyai mengenai anggaran untuk gelar acara tersebut, Ikin, selaku Ketua Panitia acara menjelaskan. Menurutnya, urusan biaya untuk acara tersebut sebagiannya dari anggaran Kas Desa, untuk biaya sewa Panggung plus Dekorasi Panggung hingga Sound Sistem yang digunakan dalam acara tersebut.

Sedangkan buat keperluan akomodasi konsumsi atau keperluan lainnya di acara, itu dari iuran sukarela yang tidak mengikat dan tak ada penggalangan dana warga dengan proposal, ke pihak mana pun selain bantuan berupa barang, itupun bagi yang berniat berpartisipasi sebagai donasi konsumsi.

“Jadi memang Kami sepakati, bahwa Kami tidak melakukan penggalangan dana untuk giat kali ini, selain berupa produk untuk kebutuhan konsumsinya, dan tidak mengekspose bantuan dari donatur mana pun, baik itu warga lokal maupun warga luar wilayah Kami,” ucap Ikin.

“Hal itu sebagai bentuk antisipasi Kami, supaya tidak memicu hal negatif pihak mana pun, yang mungkin akan berpersepsi memanipulasi kondisi, atau memanfaatkan momentum hari besar keagamaan ini. Alasan itu yang memotivasi Kami, menghindari persepsi negatif tadi agar tidak terjadi, demi kelancaran dan kondusifitas kegiatan Kami,” pungkas Ikin, di ruang kerja Kades Ciherang.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ketagihan Transaksi COD Obat Keras di Garut, Pria Asal Malangbong Berujung di Sel Tahanan
Pajak Truk Sampah DLH Kota Bogor Mati, FJP2 Pertanyakan Efektifitas Anggaran Operasional
Langkah Strategis! FH UNSA Audiensi ke KPU Sulsel, Siap Teken MoU Perkuat Demokrasi Pemilu
Pemkab Garut Apresiasi Pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri Periode 2026-2030
Memimpin Sejak Dini, SD Islam Al-Jamal Tasikmalaya Gelar Pemilu Raya Ketua IKSAL Berbasis Digital
Puskesmas Cisayong Gelar Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di Desa Santanamekar
Seru! Usai KKN, Mahasiswa UNSA Gelar Camp Silaturahim di Bisolloro Gowa, Lintas Fakultas Makin Kompak
Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:51 WIB

Ketagihan Transaksi COD Obat Keras di Garut, Pria Asal Malangbong Berujung di Sel Tahanan

Senin, 21 September 2026 - 17:38 WIB

Pajak Truk Sampah DLH Kota Bogor Mati, FJP2 Pertanyakan Efektifitas Anggaran Operasional

Senin, 21 September 2026 - 15:27 WIB

Langkah Strategis! FH UNSA Audiensi ke KPU Sulsel, Siap Teken MoU Perkuat Demokrasi Pemilu

Senin, 21 September 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Garut Apresiasi Pelantikan Pengurus Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri Periode 2026-2030

Senin, 21 September 2026 - 12:30 WIB

Memimpin Sejak Dini, SD Islam Al-Jamal Tasikmalaya Gelar Pemilu Raya Ketua IKSAL Berbasis Digital

Berita Terbaru