Pemalang Berduka, Bencana Tanah Longsor Kembali Memakan Korban Jiwa

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP – Belum genap dua pekan bencana tanah longsor melanda Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, Jawa Tengah, pada 25 Januari 2026 lalu, kini bencana serupa kembali merenggut korban jiwa.

Kejadian yang membuat banyak pihak merasa prihatin kali ini melanda Desa Jojogan kecamatan Watukumpul.

Dua orang warga bernama Yuliati (37) dan Kiki Puji Yuliani (9) keduanya merupakan Ibu dan anak warga RT.004/RW.001 Desa Jojogan, kecamatan Watukumpul, menjadi korban tanah longsor akibat Intensitas hujan tinggi yang mengguyur di daerah Pemalang bagian selatan ini.

Berdasarkan laporan dari pihak Forum Pimpinan Kecamatan (FORKOPINCAM) Watukumpul, Kejadian berawal pada pukul 16.30 WIB pada Jumat (6/1), tanah longsor dari perbukitan desa setempat menimpa rumah warga Puji Purwanto dan mengakibatkan 1 anggota keluarga meninggal dunia atas nama Kiki Puji Yuliani (9).

Dalam kurun waktu seminggu terakhir wilayah kecamatan Watukumpul diguyur hujan dengan intensitas tinggi, pada pukul 13.30 WIB hujan deras mulai mengguyur wilayah kecamatan Watukumpul.

Kemudian sekitar pukul 16.30 tebing yang berada di belakang rumah Puji Purwanto longsor menimpa rumah dan menutup akses jalan raya Watukumpul-Cikadu.

Yulianti dan anaknya (Kiki Puji Yuliani) pada saat kejadian berada dirumah tidak bisa menyelamatkan diri sehinga tertimpa longsoran.

Warga yang mengetahui segera melakukan evakuasi korban dan berhasil membawa kedua korban ke Puskesmas Watukumpul.

Namun sayang pada saat perjalanan menuju Puskesmas Kiki Puji Yuliani meninggal Dunia, Sementara itu Ibu korban (Yulianti) masih dalam perawatan pihak Puskesmas kecamatan Watukumpul lantaran menderita patah tulang.

Kejadian bencana tersebut disamping merenggut 1 korban jiwa, juga rumah korban mengalami kerusakan berat dan kerugian di taksir sekitar Rp 130 juta rupiah.

Semetara itu Anggota Koramil 12 Watukumpul Serka Sumanto bersama Serka Tolani, sudah mendatangi TKP, kemudian bersama warga dengan peralatan seadanya melakukan evakuasi korban.

Terpisah Pemdes Jojogan sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak Forkopimcam Watukumpul.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR
Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat
Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan
Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks
Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare
Kenaikan Pangkat 63 Prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya: Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Menguat
Soal Isu Beli Kursi Mahasiswa Baru, Dosen UNSIL Beri Klarifikasi dan Beberkan Kronologi
CV Assalam Family Salurkan Santunan untuk Lansia, Guru Madrasah dan Anak Putus Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Aliansi Gemarindra Kepung Gedung DPR-RI dan BPK, Desak Audit Tiga Nama Pejabat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kuasa Hukum Kings Family Karaoke Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Terjadi Penutupan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Dualisme Manajemen Plus Kepemimpinan di Terminal Bubulak Diduga Memicu Masalah Kompleks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare

Berita Terbaru