Enrekang Siap Kirim Pasukan Perkebunan ke Malaysia: 120 Warga Diberi Bekal Skill

Selasa, 11 November 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Sebanyak 120 warga Kabupaten Enrekang resmi mengikuti pelatihan plantation worker kejuruan perkebunan sawit.

Pelatihan ini digelar bekerja sama antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Acara pembukaan dihadiri Kadis Nakertrans Provinsi Sulsel Jayadi Nas, yang membuka kegiatan secara resmi.

Jayadi Nas menegaskan pentingnya pembekalan kompetensi bagi pekerja migran sebelum diberangkatkan ke negara penempatan.

“Para pekerja migran harus memiliki wawasan dan keterampilan sesuai bidang yang akan mereka geluti. Kerja di negeri orang membutuhkan kesiapan mental, skill, dan pengetahuan yang memadai,” ujarnya sambil memberikan motivasi kepada para peserta.

Pelatihan berlangsung selama 16 hari, mulai 10 hingga 25 November 2025, dan mencakup keterampilan teknis, etos kerja, keselamatan kerja, hingga pemahaman prosedur perlindungan hukum ketika bekerja di luar negeri.

Kadis Kopumkmnakertrans Enrekang menyampaikan apresiasi atas terwujudnya kegiatan ini.

“Pelatihan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membekali dan melindungi warganya yang akan bekerja di luar negeri,” katanya.

Ia berharap program dari kementerian ini terus berlanjut agar masyarakat sadar pentingnya berangkat melalui jalur legal.

Pekerja migran adalah pejuang devisa negara sehingga kompetensi dan perlindungan mereka harus menjadi perhatian utama.

Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Kadis menegaskan bahwa peningkatan kemampuan calon pekerja migran merupakan prioritas, terutama agar mereka siap menghadapi dunia kerja internasional.

Dengan demikian, diharapkan pelatihan ini membuka jalan lebih luas bagi warga Enrekang untuk memperoleh kesempatan kerja yang layak dan aman di luar negeri melalui jalur resmi, sekaligus meningkatkan kualitas SDM daerah.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya
Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan
Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Berita Terbaru

Berita terbaru

Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:19 WIB