Enrekang Darurat Keuangan, 589 PPPK Terancam di PHK: Gegara Tak Ada Uang Bayar Gaji

Jumat, 23 Mei 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang pimpinan Bupati dan Wakil Bupati H.Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang Latinro menghadapi persoalan keuangan yang sangat pelik.

Situasi tersebut membuat Pemda Enrekang pusing kelimpungan sehingga imbasnya ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), karena Pemda Enrekang Kesulitan untuk membayar gaji.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Enrekang Dirhamzah menyampaikan kepada Media Nasional Potret beberapa waktu lalu, bahwa Persoalan P3K sudah menemui titik kebuntuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemda Enrekang sudah mencoba mengajukan beberapa opsi kepada Kementerian Dalam Negeri, namun opsi opsi yang kita ajukan di tolak sehingga bola panasnya kembali ke Pemda Enrekang,” jelasnya.

Dirhamzah juga menyampaikan bahwa pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang dalam hal ini Kabag Hukum Setda Enrekang sementara mengkaji aturan aturan yang memungkinkan untuk bisa menyelamatkan P3K.

“Agar bisa terhindar dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) namun tanda tanda untuk penyelamatannya belum kita dapatkan,” tegasnya.

Menurut Dirhamzah, hanya satu satunya jalan yang Pemda bisa lakukan adalah  merumahkan P3K.

“Sambil menunggu keuangan daerah kembali stabil dan sehat, itupun kita baru mencari praza aturan aturan yang membolehkan,” beber Dirhamzah.

Kepala Inspektorat Kabupaten Enrekang Asrul Lode menyampaikan bahwa jumlah P3K Formasi tahun anggaran 2023 sebanyak 589 orang yang sampai saat ini belum ada perpanjangan kontraknya dengan Pemda Enrekang.

“Bahkan ada 77 orang yang sampai detik ini belum pernah mendapatkan kontrak dengan Pemerintah Daerah,” pungkas Asrul Lode.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?
Bupati Jeneponto Terima Tim SSB Turatea City U-11, Apresiasi Juara Piala Soccer For Equality Sulsel 2026
Dari Tasikmalaya Menuju Istana: Muhamad Alwi Lolos Audisi Gita Bahana Nusantara 2026
Target PSSI Kota Tasikmalaya: Sukseskan Piala Soeratin, Bidik Tuan Rumah Seri Jabar
Bongkar Sampel 5 SPBU ‘Nakal’, Aliansi Lingkungan Tantang DPRD Kota Tasikmalaya Gelar Sidak
Camat Paku Pastikan Dana Desa 2026 Tepat Sasaran, Monev Tahap Pertama Tuntas di Empat Desa
Berburu Kebutuhan Sekolah, Warga Padati Pusat Perbelanjaan Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya
Kodim 0612/Tasikmalaya Ajak Keluarga Besar TNI Jadi Mitra Strategis Penangkal Ancaman Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:16 WIB

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:12 WIB

Bupati Jeneponto Terima Tim SSB Turatea City U-11, Apresiasi Juara Piala Soccer For Equality Sulsel 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:12 WIB

Dari Tasikmalaya Menuju Istana: Muhamad Alwi Lolos Audisi Gita Bahana Nusantara 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:59 WIB

Target PSSI Kota Tasikmalaya: Sukseskan Piala Soeratin, Bidik Tuan Rumah Seri Jabar

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:25 WIB

Bongkar Sampel 5 SPBU ‘Nakal’, Aliansi Lingkungan Tantang DPRD Kota Tasikmalaya Gelar Sidak

Berita Terbaru