Tasikmalaya, MNP – Kelurahan Sukarindik Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya mengadakan pelatihan budidaya ikan dan Magot yang dihadiri masyarakat setempat, Selasa (23/07/2024).
Lurah Sukarindik Ayi Rahmatilah mengatakan, pelatihan ini dianggarkan dalam Dana Kelurahan dari Pos Pemberdayaan Masyarakat.
“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan pelatihan budidaya ikan dan magot yang diadakannya di kawasan tematik untuk menaikkan ekonomi masyarakat,” kata Ayi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan Lurah, masyarakat Sukarindik hampir memiliki kolam dan sudah terbiasa memelihara ikan, sehingga pelatihan ini dinilai pas untuk mendapatkan ilmu terkait perikanan.
“Kita bersyukur, konsumsi ikan lele di Kota Tasikmalaya salah satunya didatangkan dari Sukarindik karena potensi kolamnya pas,” ucapnya.
Apalagi lanjut Ayi, Sukarindik bagian dari kawasan Minapolitan dan aliran airnya ternyata tidak surut, tidak mengalami kekeringan. Bahkan kalau panen hasilnya bagus mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Insyaallah kedepannya, ada kawasan wisata mancing rencananya bulan Juli h Agustus dengan melibatkan stakeholder terkait,” ujarnya.
Sementara itu, Doni Siswanto Ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat) Kelurahan Sukarindik mengatakan, kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari 23-24 Juli 2024.
Doni menerangkan, pelatihan Magot berkaitan penanggulangan sampah organik yang menjadi pekerjaan rumah bersama, sehingga munculah ide budidaya magot.
“Karena memang di Ciangir lahan sampahnya kian menyempit. Jadi Magot ini skala rumahan, mungkin pemberian pakan kepada ikan ayam, kedepannya bisa dikembangkan agar bernilai ekonomis,” imbuh Doni.
Sasaran terang dia, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, diantaranya penanggulangan sampah. “Harapan kami semoga banyak masyarakat mendapat ilmu mengenai pengelolaan sampah dan pengembangan wisata lorong Katasik,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan